Radio Mayangkara

Kritis & Solutif

  • Mengawali Tahun 2023 Bea Cukai Secara Kontinu Melakukan Upaya Preventif Dalam Mengatasi Maraknya Peredaran Rokok Ilegal Di Kota Blitar.

    #langlangkotaradiomayangkara.com ► [21-1-2023] Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan ( KIP ) Sutopo mengatakan Diawal tahun 2023 Bea Cukai berhasil  mengamankan 26,780 batang rorkok ilegal.  Penemuan  rokok ilegal ini  hasil dari oprasi yang di lakukan  pada perusahaan ekpedisi dan toko-toko kelontong di empat daerah Kota blitar pada  tanggal (1-13) Januari 2023. Awal penemuan ini  bermula dari laporan masyarakat tentang adanya rokok ilegal di daerahnya , hasil penyelidikan Bea Cukai berhasil mengamankan ribuan rokok ilegal yang  berasal dari luar Blitar.

    Jka di bandingkan  tahun 2022  penemuan ini  termasuk  yang cukup besar. Di tahun sebelumnya  melalui  Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) TMP C telah menerima 202 surat bukti penindakan. Bulan mei 2022 merupakan temuan terbanyak yaitu 29 surat bukti penindakan.

    Sementara   jumlah temuan tembakau ilegal sebanyak 2.535.084, jumlah Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) sebanyak 546 8 liter total perkiraan nilai barang sebesar Rp 2.662.912.540 dengan total kerugian Negara mencapai Rp 2.047.930.307.

    Sutopo Menambahkan  Bea Cukai Kota Blitar telah melakukan inovasi baru dengan menerapkan.   Surat Bukti Penindakan e-SBP untuk mempersepit pergerakan pelaku produksi barang ilegal, sejak bulan november 2022. Pihaknya juga bekerja sama dengan  POL PP Kota melakukan pencegahan terkait maraknya rokok ilegal, dengan melakukan sosialisai tentang ciri-ciri rokok ilegal, modus penyebaran, dan dampak negatif bagi masyarakat dan negara. [Arka nanda]

  • AK Terdakwa Kasus Dugaan Korupsi Perbaikan Jalan Di Tulungagung Dituntut 4 Tahun 6 Bulan Penjara Dan Denda 300 Juta Rupiah Subsider 6 Bulan Kurungan.

    #langlangkotaradiomayangkara.com ► [21-1-2023] Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Tulungagung Agung Tri Radityo mengatakan Jum’at kemarin digelar sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Surabaya dalam kasus dugaan korupsi perbaikan 4 ruas jalan di Tulungagung dengan terdakwa AK Direktur PT Kya Graha selaku pelaksana proyek.

    Agung menjelaskan dalam kasus ini terdakwa dituntut 4 tahun 6 bulan penjara dan denda 300 juta rupiah subsider 6 bulan kurungan. Sebelumnya terdakwa sudah mengembalikan kerugian negara secara penuh senilai 2,4 miliar rupiah saat kasus ini masih proses penyidikan di Kejari Tulungagung.

    Diberitakan sebelumnya AK terjerat kasus dugaan korupsi dalam pengerjaan perbaikan 4 ruas jalan di Tulungagung tahun 2018 lalu.

    Keempat ruas yang dikerjakan di antaranya ruas Sendang-Penampihan ruas Boyolangu-Campurdarat ruas Purwodadi-Tenggong dan ruas Jeli-Picisan. Terdakwa juga sempat menjadi DPO karena mangkir dalam pemeriksaan penyidik pertengahan tahun lalu. [Amir fatah]

  • Pemdes Plosokandang Tulungagung Akan Membuat Peraturan Desa (Perdes) Yang Mengatur Ketertiban Umum Salah Satunya Tempat Kos Di Desa Plosokandang.

    #langlangkotaradiomayangkara.com ► [21-1-2023] kepala Desa Polosokandang – Agus Waluya mengatakan  pihkanya saat ini sedang berproses untuk membuat Peraturan Desa (Perdes) yang mengatur tentang ketertiban umum di desa Plosokandang.

    Menurut Agus Peraturan itu sangat dibutuhkan untuk menjaga lingkungan masyarakat tetap aman dan nyaman.

    Agus juga mengatakan dalam perdes itu nantinya juga akan mengatur tata tertib operasional Kos-Kosoan di Desa Plosokandang karena selama ini sering terjadi grebekan ataupun penyalahgunaan tempat kos tersebut.

    Agus menyebut  pihkanya menargetkan perdes itu bisa tuntas dan bisa digunakna sebagai aturan di Desanya pada tahun ini. Agus menambahkan  sesuai data yang dimilikinya sepanjang tahun 2022 kemarin ada 10 kasus pengrebekan bukan pasangan sah di Kos-kosan yang berada di Desa Plosokandang. [Anggi wahyu]

  • DPMPTSP Tulungagung memastikan akan membangun Pagar di MPP Tulungagung pada awal semester tahun ini karena untuk meningkatkan keamanan.

    #langlangkotaradiomayangkara.com ► [21-1-2023] Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tulungagung Fajar Widariyanto mengatakan pihaknya memastikan akan membangun pagar permanen di sekitar MPP Tulungagung pada tahun ini.

    Menurut Fajar pembangunan pagar itu merupakan hal penting untuk meningkatkan keamanan MPP setelah MPP mulai beroperasi pada akhir tahun 2022 kemarin.

    Fajar menyebut untuk pembangunan pagar tersebut pihkanya memerlukan anggaran sekitar 200 juta rupiah.

    Fajar menyebut  dalam pembangunan pagar itu nantinya bisa dilakukan lelang maupun penunjukan langsung karena nilainya 200 juta rupiah. [Anggi wahyu]

  • Klentheng TITD Tjoe Tik Kong Tulungagung memastikan perayaan Tahun Baru Imlek 2574 tidak akan ada pembatasan umat untuk beribadah di dalam klenteng. Meski tidak ada pebatasan umat diminta untuk tetap menjaga protokol kesehatan.

    #langlangkotaradiomayangkara.com ► [21-1-2023] Pengurus Bioma Klentheng – Jing Jing mengatakan  perayaan tahun baru imlek 2574 di Tulungagung yang berpusat di Klenteng TTID Tjoe Tik Kong dipastikan berlangsung secara normal seperti tahun – tahun sebelumnya.

    Bahkan Menurut Jing Jing  untuk perayaan tahun ini  tidak akan ada pembatasan jumlah orang bagi umat konghucu untuk beribadah di dalam klenteng.

    Meski tidak ada pembatasan jing-jing menyebut para umat konghucu ataupun warga Tionghoa yang ingin merayakan Imlek di Klenteng harus tetap mematuhi protokol kesehatan.

    Jing-jing menambahan dalam preayaan tahun baru imlek nantinya juga akan ada pertunjukan wayang potehi  barongsai dan kegiatan amal. [Anggi wahyu]

  • Dinas Sosial Tulungagung Menyebut Anak Korban Pencabulan Tukang Rosok Di Tulungagung Mulai Mendapat Pendampingan  Meski Sempat Kesulitan Untuk Mendapingi Karena Keluarga Korban Menutup Diri.

    #langlangkotaradiomayangkara.com ► [21-1-2023] Kabid Rehabilitasi Sosial, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tulungagung, Efif Sakti Wibowo mengatakan  pihaknya memastikan telah melakukan pendampingan kepada anak korban pencabulan tukang rosok di Tulungagung yang kasusnya telah diungkap oleh Polres Tulungagung pada Bulan November 2022 kemarin.

    Efif mengaku tim Dinsos Tulungagung sempat mengalami kesulitan untuk langsung melakukan pendapingan saat kasus tersebut mencuat karena keluarga korban menutup diri atau resisten terhadap orang luar.

    Efif menyebut  pendampingan itu nanti tentunya berkaitan dengan pemulihan mental korban pendidikan korban karena korban mengaku masih ingin bersekolah dan yang juga penting adalah kesehatan korban karena korban anak remaja itu saat ini dalam keadaan hamil.

    Sementara disingung penyebab keluarga korban menutup diri Menurut Efif hal itu wajar terjadi karena bisa jadi keluarga menganggap peristiwa itu merupakan aib bagi keluarga.

    Sebelumnya  RS (35) warga KecamatanKabupaten Tulungagung ditangkap polisi lantaran terbukti melakukan pemerkosaan terhadap anak dibawah umur pada 25 November 2022. Berdasarkan pemeriksaan pelaku mencabuli kobran sebanyak 3 kali hingga korban hamil. [Anggi wahyu]

  • Kantor Kementerian Agama Tulungagung Menyebutkan Perlu Adanya Kerjasama Antar Lini Untuk Mengantisipasi Terjadinya Pernikahan Dini Di Tulungagung.

    #langlangkotaradiomayangkara.com ► Kasi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kantor Kementerian Agama Tulungagung Ahmad Balya mengatakan tinggi kasus pernikahan dini di Tulungagung menjadi PR besar bagi pemerintah daerah. Apalagi menurutnya kasus yang terjadi pada anak usia remaja. Balya mengatakan salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan memberikan edukasi atau materi di sekolah tentang pernikahan.

    “Selama ini pihaknya bersama penyuluh agama sudah memberikan bimbingan tersebut melalui program BURS Bimbingan usia remaja sekolah,” ujar Balya (20/1)

    Namun hal itu tidak cukup untuk menjangkau seluruhnya. Sehingga dalam hal ini pihaknya berharap nantinya ada regulasi tentang edukasi atau materi khusus di sekolah yang mengajarkan tentang hal tersebut.

    Sementara di beritakan sebelumnya Kantor Kementerian Agama Tulungagung akan kembali menggelar bimbingan usia remaja sekolah (BURS) pada tahun 2023 ini dengan target 8 angkatan atau sekitar 240 remaja. [Ibnu haswi]

  • Forum Komunitas Hijau Tulungagung Berhasil Merakit Sepeda Motor Listrik Secara Mandiri Yang Materialnya Berasal Dari Barang Bekas.

    #langlangkotaradiomayangkara.com ► Andreas Andi Setiawan pegiat di Forum Komunitas Hijau mengatakan sepeda motor listrik yang dibuatnya ini sempat ikut dalam lomba yang digelar PLN tahun lalu dan menempati urutan ke 4 se-Indonesia.

    “Komponen pembuatan motor listrik ini berasal dari barang-barang yang sudah tidak terpakai yang dipadukan dengan komponen barang impor,” ucap Andi (20/1)

    FKH juga sudah memamerkan karyanya ini di Dinas Lingkungan Hidup Rabu kemarin. Menurut Andi harga satu sepeda motor listrik ini cukup terjangkau sekitar 20 juta rupiah.

    Kecepatan sepeda motor ini bisa mencapai 65 kilometer per jam sedangkan proses pengisian baterai memakan waktu 3-4 jam untuk jarak tempuh sekitar 45 kilometer.

    Sementara itu Santoso Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tulungagung mengapresiasi langkah FKH dalam menciptakan sepeda motor listrik ini. Santoso berharap inovasi ini bisa mempercepat konversi kendaraan dari BBM ke listrik di Tulungagung. [Amir fatah]

  • Bappeda Tulungagung Berharap Masyarakat Ikut Mendukung Upaya Pelestarian Satwa Liar Yang Ada Di Situs Geologi Di Tulungagung.

    #langlangkotaradiomayangkara.com ► Plt. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Tulungagung Erwin Novianto mengatakan situs-situs geologi yang ada di Tulungagung bukan hanya sebatas peninggalan bersejarah namun juga menjadi kawasan ekosistem bagi satwa-satwa yang ada di sekitarnya.

    “Contoh Situs geologi Goa Wajakensis yang di sekitarnya masih banyak ditemukan satwa landak liar,” ujar Erwin (20/1)

    Pihaknya berharap masyarakat tidak melakukan perburuan hewan-hewan liar ini karena dapat merusak ekosistem mereka. Justru seharusnya masyarakat ikut menjaga kelestarian situs geologi karena bila kawasannya terjaga maka akan mengundang daya tarik wisatawan.

    Sebelumnya dalam postingan akun Instagram @pesonakitatulungagung pengelola situs Wajakensis masih sering mendapati para pemburu landak liar di sekitar situs. Pengelola situs sudah mengingatkan agar masyarakat tidak berburu landak lagi agar ekosistemnya bisa terjaga. [Amir fatah]

  • Beberapa LSM Di Tulungagung Kecewa Karena DRPD Tulungagung Tidak Menghadirkan Dispendikpora Saat Hearing Terkait Bantuan Siswa Miskin Kamis Pagi.

    #langlangkotaradiomayangkara.com ► Maulana Ketua LSM Penyambung Lidah Rakyat mengatakan pihaknya bersama beberapa LSM di Tulungagung menginisiasi hearing bersama Komisi A DPRD Tulungagung untuk menuntut transparansi program Bantuan Siswa Miskin oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga.

    Namun pihaknya kecewa dengan hearing pagi tadi karena dinas terkait tidak hadir. Maulana juga mempertanyakan keseriusan DPRD dalam menggelar hearing dan menuding dewan berpihak pada Dispendikpora.

    “Kami hanya meminta adanya laporan yang jelas terkait program BSM karena ada beberapa laporan yang diterimanya program ini belum berjalan maksimal,” kata Maulana (20/1)

    Sementara itu Ketua Komisi A DPRD Tulungagung Gunawan menyebut ketidakhadiran Dispendikpora karena data terkait program BSM belum lengkap. Gunawan berjanji akan mengagendakan ulang hearing ini dengan menghadirkan pihak-pihak terkait. [Amir fatah]