Radio Mayangkara

Kritis & Solutif

Penulis: admin

  • Dispendukcapil Kota Bligar Gencar Melakukan Sosialisasi Pentingnya Kepemilikan Kartu Kependudukan Khususnya Kaum Disabilitas.

    #langlangkotaradiomayangkara.com ► Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Atau Dispendukcapil Kota Blitar Pendik Dwi Prasetyo mengatakan masih adanya ratusan orang disabilitas termasuk orang dengan gangguan jiwa atau ODJG di Kota Blitar yang belum memiliki kartu identitas diri atau E-ktp dapat berpengaruh.

    Mereka kesulitan dalam mengakses atau mendapat program bantuan pemerintah sebab syarat utama untuk mendapatkan bantuan itu adalah kepemilikan E-KTP atau nomor induk kependudukan(NIK).

    Untuk itu pihaknya bersama tim Dispendukcapil Kota Blitar gencar melakukan perekaman KTP elektronik agar target 100 persen di tahun ini tercapai. Pihaknya juga meminta peran keluarga disabilitas untuk ikut membantu dispendukcapil dalam pengurusan kartu kependudukan itu.

    Sebelumnya terdapat sekitar 672 jiwa di kota blitar berstatus sebagai penyandang disabilitas. Dari jumlah itu 528 difabel sudah melakukan perekaman e-KTP. Sisanya 144 difabel belum memiliki identitas E-KTP. [Dinda puspa]

  • Seorang nenek asal Ngunut Tulungagung ditemukan meninggal dunia di tepi jalan raya Tenggur Rejotangan Senin dinihari.

    #langlangkotaradiomayangkara.com ► Kapolsek Rejotangan AKP Puji Hartanto mengatakan YT nenek 71 tahun asal Kalangan Ngunut Tulungagung ditemukan tergeletak di tepi jalan raya Desa Tenggur Rejotangan sekitar pukul 00.15 dinihari tadi.

    “Awalnya korban sedang mengayuh sepeda ontel kemudian terjatuh ke tepi jalan. Polisi menduga penyakit darah tinggi korban kambuh karena sebelumnya korban sempat menderita stroke,” kata Puji

    Saat ditemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Korban dibawa ke puskesmas untuk mejalani visum luar dan selanjutnya diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan. Polisi juga memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

    Puji menambahkan berdasarkan keterangan keluarga korban kondisinya sudah mulai pikun.[Amir fatah]

  • Ratusan Masa Yang Tergabung Dalam Aliansi Masyarakat Blitar Selatan Menggugat Melakukan Aksi Unjuk Rasa Di Kantor Pemkab Blitar Karena Menilai Pembangunan Infrastruktur Yang Kurang Merata Di Blitar Selatan.

    #langlangkotaradiomayangkara.com ► Senin 16 januari siang  ratusan massa yang tergabung dalam aliansi Masyarakat Blitar Selatan Menggugat melakukan aksi unjuk rasa di kantor Pemkab Blitar dengan  membawa beberapa tuntutan.

    Koordinator aksi  M Trianto mengatakan  selama ini pembangunan infrastruktur di kabupaten Blitar dinilai belum merata utamanya untuk Blitar selatan.  Kondisi di lapangan diketahui banyak infrastruktur  yang rusak parah di kawasan Blitar selatan seperti di Bakung  Kademangan  Wonotirto  sutojayan  Panggungrejo Wates dan Binangun. Trianto menyatakan warga mendesak  ada percepatan dan pemerataan pembangunan infrastruktur di kawasan Blitar Selatan.  Dengan adanya kerusakan cukup parah dan tak kunjung diperbaiki maka masyarakat yang dirugikan.Pihaknya juga mendesak pembangunan infrastruktur  di kabupaten Blitar tidak dikotori oleh korupsi kolusi nepotisme atau KKN.

    Perwakilan masa yang melakukan Aksi unjuk rasa ini ditemui langsung Wakil Bupati Blitar  Ketua dprd kabupaten Blitar serta beberapa opd terkait dan dilakukan dialog secara langsung. Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso mengatakan pihaknya menerima aspirasi dari massa untuk melakukan pemerataan pembangunan infrastruktur di Blitar selatan. Rahmat memastikan pihaknya berkomitmen fokuskan pembangunan di Blitar selatan dengan prosentase 70 persen di Blitar selatan 30 persen di Blitar utara sesuai dengan kondisi kerusakan serta ketersediaan anggaran. [Aprilia]

  • Dinas PUPR Tulungagung Mencatat Ada Sekitar 10 Paket Pengerjaan Gagal Lelang Selama 2022 Kemarin. Dinas PUPR Tulungagung Memastikan Melakukan Lelang Ulang Pada Awal Tahun Ini.

    #langlangkotaradiomayangkara.com ► Kepala Dinas PUPR Tulungagung – Dwi Hari Subagyo mengatakan  pihaknya mencatat ada sekitar 10 paket pengerjaan di Dinas PUPR Tulungagung yang mengalami gagal lelang sepanjang tahun 2022.

    “Banyaknya paket yang gagal lelang itu dari analisis pihaknya  disebabkan beberapa faktor seperti paket tidak ada yang menawar saat di lelang paket lelang ada yang menawar tetapi calon rekanan tidak memenuhi kualifikasi serta adanya cuaca ekstrem dan kenaikan BBM juga menjadi kendala bagi rekanan untuk melakukan penawaran lelang paket pengerjaan.” Ucap Hari (161)

    Hari juga mengatakan  pihaknya memastikan akan melakukan lelang ulang 10 paket pengerjaan itu pada awal tahun 2023 agar bisa segera selesai dikerjakan nantinya. Hari menambahkan  daro 10 paket pengerjaan itu nominalnya sekitar 12 miliar rupiah. [Anggi wahyu]

  • Walikota Blitar Mentargetkan Akhir Tahun 2023 Siswa Siswi SMP Negeri 6 Kota Blitar Sudah Menempati Gedung Baru Di Ngegong Kelurahan Gedog Kecamatan Sananwetan Kota Blitar.

    #langlangkotaradiomayangkara.com ► Walikota Blitar Santoso mengatakan pembangunan gedung baru untuk siswa siswi SMP Negeri 6 Kota Blitar di Ngegong kelurahan Gedog kecamatan Sananwetan kota Blitar mulai dikerjakan tahun ini.

    “Kami menargetkan akhir tahun 2023 ini gedung baru SMP Negeri 6 Kota Blitar di kawasan Ngegong kelurahan Gedog kecamatan Sananwetan kota Blitar bisa mulai ditempati para siswa siswi sambil menunggu penyempurnaan bangunan.” Ujar Santoso (161)

    Sehingga untuk pembangunan Museum Peta di kawasan sekolah komplek Jalan Sudanco Suprijadi kota Blitar bisa segera dilakukan.

    Pihaknya menyadari pembangunan gedung sekolah baru ini membutuhkan waktu yang tidak sebentar namun pihaknya optimis akhir tahun bisa mulai di tempati.

    Sebelumnya setelah merelokasi siswa siswi SMPN 3 Dan 5 Kota Blitar kini Dinas Pendidikan kota Blitar mulai mempersiapkan pembangunan gedung baru untuk siswa siswi SMP Negeri 6 kota Blitar ke Ngegong kelurahan Gedog kecamatan Sananwetan kota Blitar karena sekolah lama akan dijadikan museum PETA. [Dinda puspa]

  • Petugas Pemadam Kebakaran Mengevakuasi Sarang Tawon Vespa Atau Tawon Ndas Setelah Membuat Resah Pemilik Rumah Di Garum.

    #langlangkotaradiomayangkara.com ► Petugas pemadam kebakaran Pemkab Blitar mengevakuasi sarang tawon vespa atau tawon ndas sebutan masyarakat lokal di Dusun Talok Desa Pojok Garum pada Minggu (1512023) malam. Evakuasi ini dilakukan usai Aris Kradianto pemilik rumah resah dengan keberadaan sarang tawon tersebut.

    Kasi Investigasi dan Penanggulangan Bencana Kebakaran Pemkab Blitar Tedi Prasojo mengatakan setelah menerima laporan petugas menuju lokasi untuk melakukan survei lebih dulu.

    “Adapun titik sarang tawon vespa berada pada kuda-kuda utama atap rumah,” ucap Tedi (161)

    Petugas lalu mengenakan pakaian khusus dan memanjat atap rumah untuk mengevakuasi sarang tawon. Sekitar empat puluh menit kemudian sarang tawon berhasil dibersihkan.

    Tedi menambahkan bagi masyarakat yang merasa resah dengan keberadaan sarang tawon vespa atau tawon ndas di rumah dapat melapor ke pemadam kebakaran untuk dilakukan evakuasi. [Glorian]

  • Seorang Pria aSal Pagerwojo Tulungagung Meninggal Dunia Usai Terjatuh Dari Pohon Setinggi 15 Meter.

    #langlangkotaradiomayangkara.com ► Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Mohammad Anshori mengatakan S-Y pria 48 tahun warga Desa Mulyosari Kecamatan Pagerwojo Tulungagung meninggal dunia usai terjatuh dari pohon mahoni setinggi 15 meter pagi tadi.

    Iptu Anshori menjelaskan dari keterangan saksi awalnya korban diketahui sedang memotong dahan dan ranting pohon di desa setempat.

    “Saat berada di ketinggian 15 meter diduga korban terpeleset karena dahan pohon yang licin akhirnya terjatuh ke arah aspal,” ujar Mohammad

    Korban sempat dibawa ke Puskesmas Pagerwojo namun nyawanya tidak tertolong.

    Atas kejadian ini pihak keluarga korban meminta tidak dilakukan otopsi lanjutan dan langsung dimakamkan. [Ayu]

  • Ratusan Kades Tulungagung Berangkat Ke Jakarta Untuk Mengikuti Aksi Damai Yang Salah Satu Tuntutannya Meminta Jabatan Kades Menjadi 9 Tahun.

    #langlangkotaradiomayangkara.com ► Korlap Kades Tulungagung dalam aksi damai ke Jakarta Hari Cahyono mengatakan hari ini ada 230 kades di Tulungagung yang berangkat ke Jakarta untuk mengikuti aksi damai bersama kades-kades se-Indonesia.

    “Beberapa hal yang menjadi tuntutan para kades di antaranya terkait pengelolaan DD-ADD dan penambahan masa jabatan kades dari 6 tahun menjadi 9 tahun,” ujar Cahyono (161)

    Cahyo menyebut masa jabatan kades selama 6 tahun dinilai tidak efisien dari sisi anggaran selain itu konflik pasca pilkades juga belum bisa sepenuhnya tuntas. Di luar itu Cahyo enggan berkomentar karena menjadi kewenangan sepenuhnya dari DPP Asosiasi Kepala Desa.

    Cahyo mencatat ada 27 kades yang tidak berangkat karena berbagai sebab mulai dari sakit sampai yang sudah lansia.

    Sementara itu Bupati Tulungagung melepas keberangkatan ratusan kades ke Jakarta. Bupati meminta para kades bisa mengikuti aksi dengan tertib dan tetap menjaga nama baik Tulungagung. Bupati enggan mengomentari soal tuntutan yang diminta para kades. [Amir fatah]

  • Sepanjang Tahun 2022 372 Anak Di Tulungagung Yang Belum Genap Berusia 19 Tahun Mengajukan Dispensasi Nikah Ke Pengadilan Agama Tulungagung Kelas I-A.

    #langlangkotaradiomayangkara.com ► Humas Pengadilan Agama Tulungagung Kelas I-A Moch. Huda Najaya mengatakan tercatat di tahun 2022 mulai bulan Januari hingga Desember sebanyak 372 anak yang belum genap berusia 19 tahun mengajukan permohonan dispensasi nikah melalui kedua orang tuanya atau walinya ke Pengadilan Agama Tulungagung Kelas I-A.

    Huda menjelaskan sesuai aturan Undang-undang Nomor 16 Tahun 2019 atas perubahan Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan di Indonesia bahwa syarat untuk menikah minimal berusia 19 tahun dan jika masih dibawah usia 19 tahun harus mengajukan permohonan dispensasi nikah terlebih dahulu ke Pengadilan Agama. 

    “Faktor yang menjadi penyebab pengajuan dispensasi nikah ada beberapa seperti faktor hamil diluar nikah faktor ekonomi faktor pendidikan hingga faktor kekhawatiran orang tua,” kata  Huda (161)

    Saat disinggung terkait dikabulkan tidaknya permohonan dispensasi nikah menurut Huda tidak semua dikabulkan karena Hakim juga turut mempertimbangkan kesiapan mental dari pemohon serta alasan mengajukan dispensasi nikah mendesak atau tidak. [Ayu]

  • Seorang Pengendara Sepeda Motor Asal Pakel Tulungagung Meninggal Dunia Setelah Mengalami Kecelakaan Di Jalan Raya Sambitan Pakel Minggu Sore.

    #langlangkotaradiomayangkara.com ► Kasatlantas Polres Tulungagung AKP Rahandy Gusti Pradana mengatakan AR laki-laki 53 tahun asal Kecamatan Pakel Tulungagung meninggal dunia setelah menabrak sebuah mobil box saat mengendarai sepeda motor di jalan raya Sambitan Pakel sekitar pukul 15.30 tadi.

    Kejadian bermula saat korban melaju dari timur ke barat sedangkan truk box melaju dari arah sebaliknya. Saat di lokasi kejadian diduga korban mengendarai sepeda motor terlalu ke tengah sehingga menabrak truk box dari arah berlawanan. Truk box lalu oleng ke kiri dan menabrak mobil yang sedang terparkir di tepi jalan.

    “Akibat kejadian ini korban meninggal dunia saat perjalanan menuju RS Muhammadiyah Bandung. Jenazah lalu dibawa ke RSUD dr. Iskak untuk proses visum,” ujar Rahandy (161)

    Rahandy menambahkan pengemudi truk box dan kendaraan yang terlibat kecelakaan saat ini dibawa ke kantor Satlantas Polres Tulungagung untuk proses penyelidikan. [Amir fatah]