Radio Mayangkara

Kritis & Solutif

  • Kankemanag Kota Blitar mencatat ada 17 anak dibawah umur selama bulan Januari sampai September 2024 telah mengajukan dispensasi nikah.

    Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Kementerian Agama atau Kankemenang Kota Blitar – Purnomo mengatakan data di kantor Kementerian Agama Kota Blitar, mulai awal Januari sampai bulan September 2024 tercatat ada 17 anak dibawah umur yang mengajukan dispensasi nikah.

    Purnomo menjelaskan, 17 anak itu rincian pengajuan nikah dari calon pengantin laki-laki dibawah usia 19 tahun sebanyak 8 anak dan perempuan dibawah usia 19 tahun sebanyak 9 anak.

    Beberapa alasan mereka mengajukan dispensasi nikah diantaranya karena hamil diluar nikah atau karena pergaulan dan keputusan orang tua yang menikahkan anaknya karena sudah berpacaran. Sehingga Kankemenag Kota Blitar menyetujui usulan itu untuk mencegah kekhawatiran orang tua.

    Purnomo menambahkan, sejumlah pernikahan anak dibawah umur tetap dilaksanakan di Kantor Urusan Agama atau KUA.

    Reporter : Dinda

    #radioblitar #radiomayangkara

  • Sejumlah Wilayah di Jawa Timur Diprediksi Mengalami Hari Tanpa Bayangan, Blitar dan Tulungagung pada 13 Oktober

    Hari ini sejumlah wilayah di Jawa timur diprediksi akan mengalami hari tanpa bayangan atau kalminasi. Untuk Blitar dan Tulungagung diperkirakan terjadi pada 13 Oktober.

    Staf Bagian Analisa Stasiun Klimatologi Jawa Timur – Firda Amalia Maslakah mengatakan,  fenomena hari tanpa bayangan atau kulminasi akan terjadi di sejumlah wilayah Jawa Timur, mulai tanggal 10 sampai 13 Oktober mendatang.

    Untuk wilayah Blitar dan Tulungagung diperkirakan terjadi pada tanggal 13 Oktober 2024 pada jam 11.17 WIB. Firda menjelaskan fenomena hari tanpa bayangan biasa terjadi setiap tahunnya.

    Dimana fenomena ini terjadi saat matahari berada tepat di atas kepala pada siang hari, sehingga bayangan jatuh di dasar benda yang kemudian bayangan benda tidak terlihat sehingga dianggap tidak ada bayangan.

    Saat itu posisi matahari tepat berada di atas kepala pengamat atau di titik zenit. Firda menyebut tidak ada dampak negatif tentang fenomena ini/ sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.

    Diwartakan kompas.com Fenomena hari tanpa bayangan jufa terjadi sejak awal tahun di beberapa wilayah berbeda seperti Pontianak mengalami hari tanpa bayangan pada 21 Maret dan 23 September.

    Reporter : Dinda

    #radioblitar #radiomayangkara

  • Diduga Sopir Mengantuk, Sebuah Mobil Menabrak Dua Pengendara Sepeda Motor Hingga Meninggal Dunia di Jalan Raya Gandekan Wonodadi Blitar Rabu Pagi

    Kasatlantas Polres Blitar Kota AKP Andreas Andang Wastiyono mengatakan, peristiwa laka yang melibatkan mobil dan dua sepeda motor itu terjadi di Jalanraya Desa Gandekan Wonodadi Blitar sekitar jam 7.15 pagi.

    Semula mobil yang dikemudikan MA (40) warga Surabaya  melaju dari arah timur (Blitar) kebarat (Tulungagung), saat melintas di TKP mobil oleng ke  kekanan, kemudian menabrak  sepeda motor yang dikendarai MDH (80) warga Ngantru Tulungagung, setelah itu kembali menabrak motor yang dikendarai S (56) warga Sumbergempol Tulungagung berboncengan dengan temannya R (44)  membawa gerobak sumur bor yang hendak bekerja.

    Kemudian mobil menabrak pohon dan rambu petunjuk sehingga oleng ke kiri dan berhenti di sisi kiri atau selatan jalan.

    Andreas mengatakan, diduga sopir mobil mengantuk dan melaju dengan kecepatan diatas 80 km/jam sehingga mengakibatkan kecelakaan lalu lintas. Akibat kejadian itu dua pengendara motor MDH dan S meninggal dunia, sedangkan R mengalami luka ringan.

    Saat ini kedua korban sudah dimakamkan sementara pengemudi mobil diamankan di Polres Blitar kota untuk diperiksa lebih lanjut.

    Reporter : Nindy

    #radioblitar #radiomayangkara

  • Cegah Penyakit Rabies, Disnakkan Kabupaten Blitar Vaksinasi Lebih dari 100 Kucing, Anjing, dan Kera

    Cegah penyakit rabies, Disnakkan Kabupaten Blitar vaksinasi seratus lebih kucing, anjing dan kera.

    Seratus lebih hewan seperti, kucing, anjing dan kera di Kabupaten Blitar mendapat vaksinasi rabies. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar – Eko Susanto mengatakan, vaksinasi rabies ini dilakukan untuk mencegah penularan penyakit rabies kepada manusia serta peringatan Hari Rabies Dunia.

    Total secara keseluruhan ada 111 ekor hewan yang mendapatkan vaksinasi rabies ini.

    Eko menyebut, vaksinasi rabies ini dilakukan secara serentak di klinik hewan Disnakkan Kabupaten Blitar dan sejumlah Puskeswan seperti Kademangan, Puskeswan Srengat, Puskeswan Wlingi, Puskeswan Binangun dan Wonodadi.

    Pelaksanaan vaksinasi rabies ini disambut antusias masyarakat karena penyakit rabies memang membahayakan dan bisa menular ke manusia. Eko memastikan kegiatan vaksinasi massal seperti ini tidak hanya dilakukan sekali namun beberapa kali.

    Selain vaksinasi rabies juga dilakukan kastrasi atau steril jantan di Puskesmas Wlingi, Kademangan dan klinik Disnakkan.

    Reporter : April
    #radioblitar #radiomayangkara #Rabies
    #VaksinasiHewan
    #DisnakKabupatenBlitar
    #LindungiHewan
    #KucingAnjingKera
    #KesehatanHewan
    #CegahRabies
    #HewanPeliharaan
    #KesadaranKesehatan
    #CintaHewan

  • Minat Masyarakat Kabupaten Blitar untuk Bayar Pajak Bumi dan Bangunan Secara Online Masih Minim

    Minat masyarakat Kabupaten Blitar membayar pajak bumi bangunan secara online atau non-tunai masih minim.

    Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Blitar – Asmaning Ayu mengatakan, saat ini 90 persen pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) masih menggunakan cara manual secara tunai.

    Ayu mengakui sulit mengubah kebiasaan masyarakat untuk membayar PBB-P2 secara non-tunai. Padahal Pemkab sudah memfasilitasi pembayaran melalui beberapa jenis dompet digital.

    Ayu melihat masyarakat terbiasa membayar secara langsung baik melalui juru pungut pajak di desa maupun datang langsung ke bank.

    Meskipun minim peminat, Pemkab tetap menyediakan kanal pembayaran PBB-P2 secara non-tunai karena menyesuaikan perkembangan digital saat ini. Ayu memastikan Pemkab terus memberikan sosialisasi pada wajib pajak terkait kemudahan membayar pajak secara non-tunai.

    Diberitakan sebelumnya, capaian PBB-P2 di kabupaten Blitar hanya 74,14 persen atau sekitar 34 miliar dari target 46 miliar rupiah.

    Reporter : April
    #radioblitar #radiomayangkara #PajakBumiBangunan
    #KabupatenBlitar
    #PembayaranOnline
    #Egovernment
    #KesadaranPajak
    #InovasiPajak
    #Digitalisasi
    #PartisipasiMasyarakat
    #TransaksiNonTunai
    #KotaCerdas

     

  • Bawaslu Kota Blitar Pastikan Tidak Ada Keterlibatan ASN Aktif dan Anak di Bawah Umur Selama Tahapan Kampanye Sebelas Hari

    Bawaslu Kota Blitar memastikan tidak ada keterlibatan ASN aktif maupun anak dibawah umur selama sebelas hari masa tahapan kampanye berlangsung.

    Komisioner Bawaslu Kota Blitar Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaikan Sengketa – M Nur Aziz mengatakan, hingga hari ke sebelas masa kampanye ini pihaknya belum menerima adanya pelanggaran kampanye.

    Dari hasil pantauan di lokasi, tidak ada ASN aktif maupun anak dibawah umur yang ikut terlibat kampanye.

    Menurut Aziz, sesuai regulasi kedua hal itu tidak diperbolehkan sebab jika ditemukan maka akan dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

    Aziz telah mengintruksikan jajaran pengawas mulai dari Panwascam hingga PKD untuk tetap siaga 24 jam dan terus aktif melakukan Pengawasan tahapan kampanye ini.

    Sebelumnya, tahapan kampanye sudah dimulai sejak 25 September kemarin sampai 23 November 2024 .

    Reporter : Nindy
    #radioblitar #radiomayangkara #Bawaslu
    #KotaBlitar
    #Pemilu2024
    #KampanyeBersih
    #ASN
    #PartisipasiPemilih
    #PendidikanPolitik
    #Demokrasi
    #HakSuara
    #KeterlibatanMasyarakat

  • DKKP Ingatkan Masyarakat Kota Blitar: Jangan Pelihara Ikan Predator, Terancam Hukum

    Pemkot Blitar mengingatkan masyarakat untuk tidak memelihara ikan predator, karena ada ancaman pidana yang bisa menjerat.

    Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Blitar – Dewi Masitoh mengatakan, sejumlah jenis ikan dilarang untuk dipelihara seperti Alligator Gar, ikan Sapu-Sapu, Midas Cichlid, Peacock Bass dan ikan Piranha.

    Dewi menyebut larangan ini tertuang dalam peraturan menteri kelautan dan perikanan RI nomor 19 tahun 2020.

    Menurut Dewi, larangan ini diberlakukan karena ikan predator bersifat buas dan membahayakan manusia. Selain itu bila ikan predator dilepas ke sungai bisa menganggu ekosistem air.

    Dewi menegaskan ada ancaman pidana yang bisa menjerat masyarakat bila kedapatan memelihara ikan predator.

    Sebelumnya, mengutip detik.com seorang kakek bernama Piyono (61) asal Sawojajar, Kota Malang dinyatakan bersalah dan divonis 5 bulan penjara karena memelihara ikan jenis Aligator Gar.

    Reporter : Dinda
    #radioblitar #radiomayangkara #PemkotBlitar #IkanPredator #LindungiEkosistem
    #KotaBlitar
    #HukumLingkungan
    #KesadaranLingkungan
    #PencegahanPredator
    #CintaAlam
    #EdukasiMasyarakat
    #sustainableliving #lfl

  • Ribuan Pelamar CPNS Kota Blitar Tahun Ini Akan Mengikuti SKD Yang Dilaksanakan di Gedung Kesenian Kota Blitar Selama 2 Hari

    Ribuan pelamar CPNS Kota Blitar tahun ini akan mengikuti SKD yang dilaksanakan di Gedung Kesenian Kota Blitar selama 2 hari.

    Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia atau BKPSDM Kota Blitar – Kusno mengatakan, ribuan calon pegawai pemerintah negeri sipil atau CPNS yang sebelumnya dinyatakan lolos seleksi administrasi akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar atau SKD.

    Seleksi ini berupa tes tulis yang menggunakan sistem computer assisted test atau CAT.

    Untuk pelaksanaannya akan digelar di Gedung Kesenian Kota Blitar. Karena jumlah peserta banyak, maka untuk pelaksanaan SKD akan dijadwalkan selama 2 hari.

    Kusno mengatakan, pada proses CAT ini petugas menggunakan sistem gugur sehingga jika ada yang tidak hadir maka langsung dinyatakan gugur.

    Kusno menambahkan, total yang akan mengikuti SKD sebanyak 2353 orang.

    Reporter : Dinda
    #radioblitar #radiomayangkara

  • Ratusan Polisi Dikerahkan untuk Amankan Kunjungan Kaesang Pangarep ke Blitar

    Ratusan personel Polres Blitar Kota diterjunkan untuk mengamankan kunjungan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep ke Blitar hari ini.

    Kabag Ops Polres Blitar Kota Kompol Agus Tri mengatakan, sekitar 120 personel dikerahkan dalam pengamanan kunjungan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep ke Blitar.

    Pengamanan dimulai dari penjemputan sampai agendanya selesai.

    Agus menyebut, lokasi pertama yang dikunjungi Kaesang di Ponpes Mambaul Hikam di Kecamatan Udanawu Kab Blitar jam 8 pagi, dilanjutkan ziarah ke Makam Bung Karno (MBK) Kota Blitar sekitar jam 10 nanti.

    Selain pengawalan pengamanan jalur yang di lalui rombongan, pihaknya juga akan menutup sementara dan mengalihkan arus lalu lintas di area sekitar MBK.

    Agus menambahkan, kunjungan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep ke Blitar ini dalam rangka safari silahturahmi.

    Reporter : Nindy
    #radioblitar #radiomayangkara

  • Pihak Ponpes Berikan Santunan kepada Keluarga Korban Pelemparan Kayu di Ponggok Blitar

    Bentuk tanggung jawab, pihak ponpes memberikan santunan ke keluarga korban pelemparan kayu yang dilakukan pengasuhnya di Ponggok Blitar.

    Plh Ketua Yayasan Pondok Imam Mahali mengaku terus menjalin komunikasi dengan pihak keluarga korban.

    Selain berkunjung, pihak ponpes juga memberikan santunan, mulai dari kebutuhan biaya perawatan korban ketika di rumah sakit, sampai dengan korban meninggal dunia.

    Seperti untuk kebutuhan selametan 3 hari hingga 100 harinya nanti.

    Imam mengaku santunan itu bentuk tanggung jawap dari pihak ponpes atas kasus yang mengakibatkan siswa MTS sekaligus santri dipondoknya meninggal dunia akibat terkena lemparan kayu berpaku oleh salah satu pengasuh.

    Imam menegaskan tidak ada yang ditutup tutupi dari kasus ini dan pihaknya memastikan proses hukum terus berlanjut.

    Sebelumnya, Siswa kelas 8 Mts di Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar meninggal dunia usai kepalanya diduga terkena lemparan kayu berpaku oleh pengasuh di pondoknya pada 15 September lalu.

    Aksi pelemparan kayu yang dilakukan ini tidak disengaja. Sementara dari pihak keluarga menyatakan tidak akan menuntut pihak ponpes maupun pengasuh.

    Saat ini pengasuh yang bersangkutan sudah diberhentikan dari ponpesnya.

    Disisi lain, pihak kepolisian melakukan penyidikan atas kasus ini.

    Reporter : Nindy
    #radioblitar #radiomayangkara