Radio Mayangkara

Kritis & Solutif

  • Pemerintah Usulkan Alokasi Anggaran 15 Miliar Untuk Program Kota Tanpa Kumuh Kotaku Di Kabupaten Blitar.

    #langlangkotaradiomayangkara.com ► Tahun 2023 program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) akan  dilaksanakan di 66 desa tersebar di 8 kecamatan Kabupaten Blitar.

    Kepala Bidang Pengembangan Kawasan Permukiman Dinas Perumahan dan Permukiman kabupaten Blitar Arief Djaelani mengatakan rencana Program kotaku dilaksanakan di Delapan kecamatan itu meliputi Wlingi, Garum, Talun, Nglegok, Sutojayan, Kanigoro, Kademangan dan Srengat. Arief menjelaskan di Kabupaten Blitar  program ini diusulkan menggunakan anggaran 15 miliar.

    Arief juga mengatakan dana 15 miliar ini nantinya masih akan disinkronkan dengan program kabupaten Blitar.

    Desa yang masuk program kotaku tidak hanya mendapat anggaran dari APBD melainkan juga dari APBN. Anggaran itu untuk memenuhi infrastruktur layanan dasar desa termasuk drainase, jalan dan fasilitas desa lainnya.” Ujar Arief Djaelani. (9/1) [Aprilia]

  • Bupati Tulungagung Sudah Meminta Beberapa Dinas Menindaklanjuti Temuan Kasus Leptospirosis Di Tulungagung Yang Beberapa Pasien Di Antaranya Meninggal Dunia.

    #langlangkotaradiomayangkara.com ► Bupati Tulungagung Maryoto Birowo mengatakan minggu lalu pihaknya menerima laporan dari Dinas Kesehatan Tulungagung terkait temuan kasus leptospirosis di Tulungagung sejumlah 6 orang. Dimana tiga pasien di antaranya meninggal dunia.

    Bupati akan menindaklanjuti temuan kasus leptospirosis ini dengan melakukan pengendalian hewan tikus di lokasi temuan kasus. Selain itu menurut Bupati kasus leptospirosis bukan hanya dari tikus saja penyebabnya melainkan bisa juga melalui hewan ternak yang sudah terpapar leptospirosis sebelumnya.

    Karena itu beberapa instansi seperti Dinas Pertanian dan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan harus turun tangan untuk pengendalian hewan tikus dan mengobati hewan ternak yang tertular leptospirosis.

    Bupati tulungagung mengatakan “penanganan kasus leptospirosis harus disegerakan agar tidak semakin banyak masyarakat yang tertular.” (9/1) [Amir fatah]

  • KPU Menyebut 2.789 Peserta Dijadwalkan Mengikuti Ujian Tulis Seleksi Panitia Pemungutan Suara (PPS) Di Tulungagung.

    #langlangkotaradiomayangkara.com ► Komisioner KPU Tulungagung – Much. Amarodin mengatakan terdapat 2.789 peserta calon Panitian Pemungutan Suara (PPS) di Tulungagung yang akan mengikuti seleksi ujian Tulis. Ribuan peserta itu akan mengikuti ujian tulis dalam 3 sesi pada 9  Januari 2023 saja. Amar menyebut dalam pelaksanaan ujian tulis total ada 75 soal dengan lembar soal dan jawaban terpisah.

    Selain itu untuk masing-masing sesi ujian diberikan waktu 90 menit. Meski menggunakan ujian tulis Amar memastikan untuk soal diacak dengan 4 model soal sehingga peserta yang berdekatan tidak akan mengerjakan soal yang sama.

    “Dalam pelaksaan seleksi calon anggota PPS sesi pertama  prinsipnya KPU tidak melanggar dalam proses seleksi tes tulis tersebut. Namun kami juga memberikan catatan kepada KPU Tulungagung terkait kapasitas ruangan yang dipakai terlihat sempit karena jumlah peserta yang mencapai lebih dari 2.700 peserta.” kata Endro Sunarko selaku Komisioner Bawaslu Tulungagung. (9/1)

    Sementara dari pantauan reporter saat ini ujian sesi pertama sudah selesai dan akan menginjak ujian sesi kedua pada jam 11.30 WIB. [Anggi wahyu]

  • Sepanjang Tahun 2022 Sebanyak 2.763 Pasutri Di Tulungagung Mengajukan Permohonan Cerai Ke Pengadilan Agama Tulungagung Kelas I-A. Alasannya Rata-Rata Karena Faktor Ekonomi.

    #langlangkotaradiomayangkara.com ► Humas Pengadilan Agama Tulungagung Kelas I-A Huda Najaya mengatakan di tahun 2022 mulai Januari hingga Desember sebanyak 2.763 pasangan suami istri di Kabupaten Tulungagung mengajukan permohonan perceraian baik cerai talak maupun cerai gugat.

    “Para pasutri yang mengajukan cerai itu rata-rata alasannya karena masalah ekonomi yang memicu pertengkaran hingga akhirnya memilih untuk bercerai.” Ujar Huda Najaya. (9/1)

    Dalam penanganan perkara cerai ini pihaknya juga melakukan mediasi sebelum diberikan putusan dengan harapan kedua pihak baik dari pihak suami maupun istri bisa mempertahankan rumah tangganya.

    Namun menurut Huda kebanyakan pemohon yang datang ke Pengadilan Agama sudah mantap ingin bercerai sehingga jalur mediasi gagal.

    Huda menambahkan dari total 2.763 perkara tersebut 2.549 perkara diantaranya sudah mendapat putusan pengadilan sementara sisanya ada yang masih dalam tahap sidang. [Ayu]

  • Seorang Remaja Perempuan 16 Tahun Harus Menjalani Perawatan Medis Usai Sepeda Motornya Hilang Kendali Dan Terjatuh Saat Mendahului Kendaraan Minibus Di Pagerwojo Kesamben.

    #langlangkotaradiomayangkara.com ► Peristiwa kecelakaan terjadi di Desa Pagerwojo Kesamben pada Minggu 8 Januari 2023 malam. Seorang remaja putri berinisial APS (16) warga Banjasari Kecamatan Selorejo harus dirawat di rumah sakit ditabrak minibus yang ia salip sewaktu melintas di Jalan Desa Pagerwojo Kesamben.

    “APS mulanya berjalan searah dengannya dari selatan ke utara. Tiba di lokasi kejadian APS mendahului minibus yang Tanto kendarai. Sepeda motor yang dikendarai APS hilang kendali lalu oleng dan menyebabkan APS terjatuh dari motor. Karena jarak yang terlalu dekat dengan minibus yang baru saja didahului tadi menyebabkan APS tertabrak.” Ujar Tanto supir minibus. (91)

    Ia pun harus dilarikan ke rumah sakit dengan luka serius di bagian kepalanya. Kasus kecelakaan tersebut kini ditangani oleh Jajaran Polres Blitar. Tanto juga telah dimintai keterangan terkait peristiwa tersebut. [Glorian]

  • Kepergok Masuk Rumah Tanpa Izin Pemuda Asal Candirejo Ponggok Babak Belur Di Massa Usai Ditemukan Warga Bersembunyi Di Kamar Mandi.

    #langlangkotaradiomayangkara.com ► Seorang pemuda asal Kecamatan Ponggok jadi bulan-bulanan warga Desa Kebonduren usai kepergok masuk rumah tanpa izin dengan mencongkel jendela. Pemuda berinisial ER asal Desa Candirejo Ponggok tersebut berhasil ditangkap saat bersembunyi di kamar mandi milik warga.

    Kasi Humas Polres Blitar Kota AKP Achmad Rochan mengatakan “kejadian ini bermula saat istri Khomari melihat orang asing berada di dalam rumah. Saksi lalu berteriak hingga membuat ER kabur ke arah belakang. Khomari yang saat itu ada di luar rumah lalu pulang mencari keberadaan ER dibantu warga setempat dan berhasil menemukan satu unit Megapro tak bertuan milik tersangka.” (91)

    Setelah dilakukan penyisiran ER tak sengaja kepergok bersembunyi di sebuah kamar mandi oleh warga. Tak ayal ia pun jadi bulan-bulanan warga. Polisi yang mengetahui hal itu bergegas mengamankan ER dari amukan warga.

    Rochan menambahkan ER beserta sepeda motor Honda Megapro miliknya saat masih diproses polisi. [Glorian]

  • Produksi Sampah Di Kota Blitar Mencapai 70 Ton Setiap Hari. Sampah Paling Banyak Dihasilkan Dari Sektor Rumah Tangga.

    #langlangkotaradiomayangkara.com ► Walikota Blitar Santoso “mengatakan produksi sampah di Kota Blitar tergolong tinggi setiap harinya produksi sampah di Kota Blitar mencapai 70 ton.

    “Rata rata sampah itu berasal dari sektor sampah rumah tangga mulai plastik dan lain lain.  Agar penanganan sampah maksimal saya meminta dinas terkait dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Blitar untuk terus inovasi agar sampah bisa dikelola dengan baik dan tidak mengganggu ekosistem lingkungan seperti menimbulkan bau tidak sedap.” Kata Walikota Blitar Santoso. (91)

    Sebab menurutnya sampah merupakan persoalan yang menjadi problem nasional. Sehingga harus ditangani secara profesional. Jika tidak dapat mengakibatkan masalah yang besar yaitu merusak ekosistem lingkungan disekitar.

    Santoso menambahkan saat ini Pemkot Blitar telah membuat 2 Shelter atau tempat pengolahan sampah di TPA ngegong. [Dinda puspa]

  • Dinas Ketenagakerjaan Dan Transmigrasi Tulungagung Menyebutkan Sepanjang Tahun 2022 Pihaknya Menerima 8 Kasus Adanya Laporan PHK Sepihak Oleh Perusahaan Karena Alasan Yang Tidak Masuk Akal Bagi Mereka.

    #langlangkotaradiomayangkara.com ► Kabid Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi kabupaten Tulungagung Andah Susilawati mengatakan selama tahun 2022 kemarin terdapat 8 kasus Pemutusan Hubungan Kerja atau PHK di beberapa perusahaaan  yang diadukan ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi kabupaten Tulungagung. 8 perusahaan tersebut melakukan PHK secara sepihak.

    Para pekerja menilai  alasan dijadikan dasar melakukan PHK tidak dapat dibenarkan secara hukum. antara lain karena pekerja sakit dan tidak memberikan surat keterangan sakit yang valid sehingga perusahaan menganggap karyawan tersebut mangkir dari pekerjaan nya.

    Ada lagi menurut Andah perusahaan yang menahan ijazahnya karena khawatir mereka mengambil pekerjaan lain di luar dari perusahaan tersebut.

    Andah mengatakan “berdasarkan pengaduan tersebut kami melakukan mediasi antara pekerja dan perusahaan. Hasilnya kedua pihak berdamai serta tidak mempepanjang kasus tersebut dan perusahaan memberi kesempatan para karyawan yang di-PHK untuk kembali bekerja.” (91)

    Sementara itu dari total 8 kasus yang ditangani oleh Disnakertrans Andah memastikan tidak ada kasus permasalahan karena upah yang tidak sesuai atau menahan hak karyawan selama mereka bekerja. [Ibnu haswi]

  • Dinas Perikanan Tulungagung Mencatat Masih Ada 200 Kapal Nelayan Pantai Selatan Tulungagung Belum Memiliki PAS Kapal. Dinas Perikanan Menyebut Masih Banyak Nelayan Itu Kurang Minat Untuk Mengurus Dokumen.

    #langlangkotaradiomayangkara.com ► Plt. Kabid Kenelayanan Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung – Dedy Azhar Muhammad mengatakan  sampai saat ini pihaknya mencatat masih ada sekitar 200 nelayan di Tulungagung yang belum memiliki dokumen kapal atau PAS Kapal bagi kapal 7 GT kebawah.

    Dedy menyebut  “masih banyaknya nelayan yang belum memiliki PAS Kapal  karena minimnya minat nelayan untuk mengurus PAS Kapal. Kami menduga minimnya minat itu  disebabkan nelayan merasa jika porses kepengurusan yang terlalu lama  dan dianggap ribet. Kami sudah melakukan jemput bola dan membantu untuk mengurus PAS Kapal tersebut sehingga para nelayan tinggal menunggu PAS Kapal Selesai diurus.” (7/1)

    Dedy menambahkan  tahun ini pihaknya akan tetap berusaha untuk bisa menyelesaikan PAS Kapal itu karena menjadi dokumem resmi bagi Kapal nelayan untuk bisa beroperasi. [Anggi wahyu]

  • Dinkes Tulungagung Menegaskan RSDC Masih Berstatus Siaga Meskipun PPKM Sudah Dicabut Pemerintah Pusat.

    #langlangkotaradiomayangkara.com ► Kepala Dinas Kesehatan Tulungagung dr. Kasil Rokhmad mengatakan “saat ini Dinkes masih menyiagakan empat Rumah Sakit Darurat Covid-19 yang bertempat di puskesmas masing-masing Ngunut Campurdarat Ngantru dan Kauman. Kasil memastikan status RSDC tidak terpengaruh oleh pencabutan PPKM oleh pemerintah pusat. ” (7/1)

    Menurut Kasil selama pandemi Covid-19 belum dicabut maka RSDC tetap akan beroperasi meskipun sifatnya hanya siaga bila ada pasien yang harus ditangani. Kasil menyebut pasien Covid-19 yang bergejala sedang akan ditangani oleh RSDC sedangkan bila gejalanya berat akan langsung dirujuk ke RSUD dr. Iskak. Dinkes juga tidak lagi menyediakan tempat karantina karena pasien yang tanpa gejala menjalani isolasi mandiri di rumah.

    Sebelumnya akhir Desember 2022 pemerintah pusat mencabut penerapan PPKM di seluruh wilayah Indonesia karena kasus Covid-19 menunjukkan tren penurunan. [Amir fatah]