Radio Mayangkara

Kritis & Solutif

Penulis: admin

  • Polisi tengah mendalami dugaan pencabulan oknum guru terhadap siswi salah satu Madrasah Ibtidaiyah Negeri di Blitar

    Polisi tengah mendalami dugaan pencabulan oknum guru terhadap siswi salah satu Madrasah Ibtidaiyah Negeri di Blitar.

    Iptu Putut Siswahyudi – Kasi Humas Polres Blitar mengatakan laporan terkait dugaan kasus perbuatan cabul ini telah masuk ke polisi. Satreskrim Polres Blitar melalui unit Perlindungan Perempuan dan Anak atau PPA tengah mendalami laporan tersebut.

    Putut belum menjelaskan secara detil jumlah orang yang diperiksa penyidik terkait kasus tersebut.

    Secara singkat Putut hanya mengungkapkan penyidik sudah memeriksa sejumlah saksi termasuk terduga pelaku yang juga sudah dimintai keterangan.

    Ia menambahkan, untuk saat ini belum ada nama yang ditetapkan sebagai tersangka. Terkait hal ini akan diketahui usai penyidik melakukan proses gelar perkara. Kasus dugaan pencabulan ini masih berstatus penyelidikan.

    Untuk diketahui seorang siswi madrasah Ibtidaiyah negeri di Kabupaten Blitar mengadu ke orang tuanya usai mendapatkan perlakukan cabul dari salah satu oknum gurunya di sekolah.

    Perbuatan yang dilakukan di ruang kelas ini dilaporkan oleh orang tua siswi karena tak terima mendengar pengakuan dari anaknya.

    Reporter : glorian
    #radioblitar #radiomayangkara

  • Debat Publik Kedua Pilwali Blitar 2024, Paslon 1 mengklaim program miliknya hampir sama dengan Paslon 2, sementara Paslon 2 membantah hal itu.

    Debat Publik Kedua Pilwali Blitar 2024, Paslon 1 mengklaim program miliknya hampir sama dengan Paslon 2, sementara Paslon 2 membantah hal itu.

    Debat publik kedua Pilwali Blitar 2024 selesai digelar di Hotel Puri Perdana Kota Blitar Rabu malam. Saat penyampaian adu program antar kedua paslon, Calon walikota nomor urut 1 Bambang Rianto mengkalim ada beberapa program miliknya hampir sama dengan Paslon nomor urut 2. Sebab Paslon 2 akan meneruskan progam progam walikota terdahulu yang sebelumnya sudah disampaikan Paslon Bambang – Bayu diawal atau sebelumnya.

    Menurut Bambang, Paslon 2 bisa mengecek progam miliknya. Meski diakui ada kesamaan, namun Bambang tidak mempermasalahkan hal itu, justru menurutnya itu bagian dari upaya menjaga amanah.

    Sementara itu Calon Walikota nomor urut 2 Syauqul Muhibbin atau Mas Ibin membantah pernyataan soal kesamaan progam antar keduanya. Menurut Ibin, progam yang dimilikinya sangat jauh berbeda dan setelah di cek. Pihaknya tidak menemukan progam utama ada di Paslon 1.

    Sementara terkait meneruskan progam walikota terlebih dulu, itu sudah menjadi komitmennya.

    Ibin menambahkan, pihaknya akan menanyakan kembali kepada Paslon no urut 1 progam mana yang sama pada debat selanjutnya.

    Reporter : Nindy
    #radioblitar #radiomayangkara

     

  • Pemkab Blitar Gelontorkan Rp 2,5 Miliar untuk Kurangi Pengangguran dan Dorong Kewirausahaan

    Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar kini tengah fokus untuk mengurangi angka pengangguran dan menumbuhkan enterpreneur baru. Tidak tanggung-tanggung, Pemkab Blitar menggelontorkan anggaran sebesar Rp.2,5 Miliar untuk menggelar berbagai pelatihan kerja dan wirausaha.

    Anggaran ini disalurkan Pemkab Blitar melalui Dinas Tenaga Kerja. Rencananya anggaran itu akan digunakan untuk menggelar 11 kali pelatihan kerja dan wirausaha.

    Kabid Pelatihan Kerja, Produktivitas Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Latprotrans) Disnaker Kabupaten Blitar, Latip Usman mengatakan sebanyak 6 pelatihan sudah dilakukan, sementara 5 lainnya masih dalam tahap perencanaan.

    Semua anggaran pelatihan ini berasal dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Pelatihan ini pun disambut baik oleh masyarakat Blitar. Bahkan selama 6 kali pelatihan, jumlah pesertanya selalu membeludak hingga lebih 100 orang.

    Adapun pelatihan dari APBD, ada barbershop sudah dilaksanakan di Kecamatan Wlingi dan Sanankulon. Anggarannya Rp 225 juta tiap kecamatan, sehingga total Rp 450 juta.

    Disnaker tidak hanya gelar pelatihan, namun juga memfasilitasi sertifikasi hingga penempatan kerja. Sehingga mereka langsung berkoordinasi dengan perusahaan penampung pekerja. Tentu ini menjadi peluang bagi orang yang mengejar kompetensi dan bagian mengurangi pengangguran.

    Dari semua latihan digelar Disnaker, instrukturnya dari luar kota. Sebab di Blitar tidak ada tenaga ahli bersertifikat untuk bisa melatih para pencari kompetensi dan keahlian.

    Misalkan, pelatihan MUA instrukturnya dari Surabaya dan barista asesornya dari Tangerang.

    Sumber: berita jatim

    #radioblitar #radiomayangkara

  • Lebih dari 10 Ribu Siswa Putus Sekolah di Kabupaten Blitar, Data Kementerian Pendidikan Catat 10.714 Anak

    Lebih dari 10 ribu siswa harus mengalami putus sekolah di Kabupaten Blitar. Data Kementerian Pendidikan mencatat, jumlah anak putus sekolah di Blitar mencapai 10.714.

    Jumlah itu terbilang cukup besar. Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar pun saat ini tengah konsen mencari penyebab dan solusi dari permasalahan putus sekolah ini.

    “Sesuai dengan yang disampaikan Bupati Blitar angka putus sekolah diangka 10.714, terkadang anak setelah lulus sekolah dasar langsung mondok, itu kan bisa masuk data dapodik,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Adi Andaka

    Saat ini Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar tengah melakukan penyelidikan soal kebenaran data tersebut. Dindik Kabupaten Blitar kini juga melakukan penyelidikan soal penyebab tingginya angka putus sekolah.

    “Ini data semua (baik lembaga di naungan Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama) mulai dari usia 6 hingga 12 tahun,” tegasnya.

    Angka putus sekolah ini terjadi di semua lembaga baik yang dibawah naungan Dinas Pendidikan maupun Kementerian Agama. Siswa putus sekolah ini sudah terjadi sejak pendidikan dini hingga SMP.

    “Kalau dulu alasannya banyak yang kerja tambang, atau bantu orang tua bertani atau nelayan kan sekarang tidak. Itu yang kini sedang kita cari tahu apa penyebabnya dan solusinya,” tutupnya.

    Sumber: berita jatim

    #radioblitar #radiomayangkara

  • KUA Kota Blitar Masih Gunakan Buku Nikah Lama, Belum Ada Surat Edaran Resmi dari Kanwil

    Hingga kini KUA di kota Blitar masih menggunakan format buku nikah lama untuk pengantin meskipun kementerian agama RI sudah mengimbau menggunakan format baru. Hal itu dikarenakan belum ada surat edaran resmi dari Kanwil.

    Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat atau Binmas Kantor Kementerian Agama atau Kankemenag kota Blitar – Purnomo mengatakan, hingga kini KUA di kota Blitar masih menggunakan format lama cover buku nikah meskipun kementerian agama RI sudah memberikan himbauan untuk menggunakan format baru buku nikah yang mulai dilaksanakan pada 22 Oktober lalu.

    Hal itu lantaran hingga kini belum ada surat edaran resmi dari kantor wilayah atau kanwil untuk menggunakan format baru. Namun nantinya jika ada edaran resmi, maka KUA di kota Blitar akan mengikuti aturan baru.

    Purnomo menjelaskan, format baru cover buku nikah semua cover akan diubah dengan warna hijau, baik buku nikah untuk laki laki maupun perempuan. Sedangkan untuk ukuran buku nikah masih sama 8×12 cm.

    Huruf,seri dan nomor porporasi di format baru bersifat tunggal atau tidak ganda.

    Purnomo menambahkan, meskipun belum ada edaran resmi namun untuk logistik buku nikah format baru sudah terdistribusi di masing masing KUA di kota Blitar.

    Reporter : Dinda

    #radioblitar #radiomayangkara

  • Stadion Soepriadi Kota Blitar Jadi Homebase Arema FC dan PSBR di Liga 3

    Selain digunakan homebase Arema FC, Stadion Soepriadi Kota Blitar juga akan dijadikan homebase klub Persatuan Sepak Bola Blitar Raya (PSBR) di Liga 3.

    Ketua PSSI Kota Blitar – Yudi Meira mengatakan, dalam waktu dekat stadion Soepriadi juga akan dijadikan untuk homebase klub Persatuan Sepak Bola Blitar Raya (PSBR) di Liga 3.

    Sehingga nantinya akan ada dua klub yang ber-hombase di stadion, diantaranya Arema FC dan PSBR.

    Yudi menyebut, managemen PSBR sudah mengajukan izin dan perjanjian kerjasama dengan PSSI sejak satu tahun lalu.

    Kini pihaknya sedang menunggu jadwal pertandingan resmi dari PSBR sembari akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Blitar.

    Yudi mengupayakan pihaknya akan mengatur jadwal pertandingan Liga 1 dan 3 agar tidak terjadi benturan.

    Reporter : Nindy
    #radioblitar #radiomayangkara

  • Polisi Dalami Kasus Keracunan di SDN Bagelenan 2 Srengat, Diduga Jeli Diproduksi Pedagang Sendiri

    Polisi dalami kasus keracunan di SDN Bagelenan 2 Srengat, diduga jeli diproduksi pedangang sendiri.

    Kapolres Blitar Kota AKBP Danang Setyo Pambudi mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus keracunan yang menimpa  belasan siswa di SDN Bagelenan 2 Srengat Sabtu kemarin.

    Saat ini, sampel makanan jeli yang jadi pemicu  keracunan itu juga sedang proses  uji lab. Danang menyebut, informasi sementara jeli itu diduga produk rumahan atau  diproduksi sendiri oleh  pedagang.

    Namun pihaknya  enggan menyampaikan secara rinci sejak kapan home industri itu dijalankan karena proses penyelidikan masih terus berlangsung termasuk pemeriksaan terhadap pedangang yang bersangkutan dan sejumlah saksi.

    Diberitakan sebelumnya, sebanyak 16 siswa SD Bagelenan 2 Srengat Blitar  diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi jajanan jelly Sabtu pagi.

    Satu diantaranya harus menjalani perawatan di rumah sakit.

    Reporter : Nindy

    #radioblitar #radiomayangkara

  • Seorang Pemburu Asal Malang Meninggal Dunia Tertembus Peluru Senapan Angin saat Berburu di Hutan Blitar

    Seorang pemburu asal Malang meninggal dunia tertembus peluru senapan angin saat berburu di hutan Blitar kemarin.

    Iptu Putut Siswahyudi – Kasi Humas Polres Blitar mengatakan korban meninggal dunia atas nama Muhammad Ali Maksum, lelaki 25 tahun warga Jambuwer Wonosari Kabupaten Malang.

    Korban meninggal usai peluru senapan angin milik Andi Kutomo (25) warga Karangsuko, Pagelaran Malang di bagian dadanya ketika berburu ayam hutan di areal perkebunan Ampel Gading, Selorejo, Kabupaten Blitar kemarin siang.

    Dari hasil pemeriksaan, kejadian bermula saat korban, pelaku, dan saksi Muji Abdul Azis (25) warga Karangsuko, Pagelaran, Malang berangkat berburu ayam hutan.

    Ali dan Andi lalu berpencar berburu sedangkan Azis menunggu di sepeda motor.

    Tak berselang lama, Azis dipanggil Andi untuk membantunya membopong Ali yang sudah tergeletak.

    Keduanya lalu membawa Ali ke Puskesmas Wonosari Malang usai mendapati luka kecil di bagian dada korban.

    Sayangnya ketika di tiba di Puskesmas Wonosari, Ali sudah dinyatakan meninggal dunia.

    Orang tua korban yang tidak terima dengan hal itu melapor ke polisi.

    Satreskrim Polres Blitar bersama Polsek Selorejo lalu berkoordinasi dan melakukan olah TKP usai menerima limpahan kasus tersebut dari jajaran Polres Malang.

    Putut menambahkan, dua pucuk senapan angin beserta 37 butir peluru kaliber 4.5 mm disita sebagai barang bukti.

    Atas kejadian ini, Andi diduga melanggar pasal 359 KUHP.

    Reporter : Glorian
    #radioblitar #radiomayangkara

  • Ratusan Warga Binaan Lapas Kelas II B Kabupaten Blitar Terancam Tak Dapat Menyoblos di Pilkada 2024 akibat Kendala Wilayah Administrasi

    Ratusan warga kabupaten Blitar yang menjadi warga binaan lapas kelas II B terancam tidak bisa mencoblos di Pilkada 2024 untuk pemilihan bupati dan wakil bupati karena kendala wilayah administrasi.

    Ketua KPU kabupaten Blitar – Sugino  menyampaikan, sekitar dua ratus lebih warga kabupaten Blitar yang saat ini menjadi warga binaan di Lapas kelas II B terancam tidak bisa menggunakan hak pilihnya saat pilkada 2024 untuk pemilihan bupati dan wakil bupati.

    Mereka hanya bisa mencoblos untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur saja.

    Sugino mengaku berdasar hasil konsultasinya dengan KPU Jatim, warga kabupaten Blitar tidak bisa menggunakan hak pilih dalam Pemilihan Bupati dan wakil bupati karena lapas masuk wilayah administrasi kota Blitar.

    Situasi ini yang membuat KPU Kabupaten Blitar tidak bisa mendirikan TPS khusus di lapas untuk mengakomodir pemilihan bupati dan wakil bupati.

    Sementara, TPS khusus bisa dilakukan oleh KPU kota Blitar, namun hanya bisa memfasilitasi untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur saja. Sugino menjelaskan sesuai ketentuan pemilih warga binaan bisa saja mencoblos di TPS di luar lapas namun hal  ini terlalu beresiko.

    Sugino menambahkan, berbeda dengan pemilih di lapas untuk warga kabupaten yang berada di rumah tahanan seperti polres bisa difasilitasi karena wilayah administrasi kabupaten Blitar.

    Reporter : April

    #radioblitar #radiomayangkara

  • 2 CPNS Kota Blitar 2024 Laksanakan SKD di Kedutaan Besar Seoul, Korea Selatan karena Bekerja di Sana

    2 orang CPNS kota Blitar 2024 melaksanakan SKD di kedutaan besar Seoul Korea Selatan karena sedang bekerja disana.

    Kepala BKPSDM kota Blitar – Kusno mengatakan, total ada 2 ribu 353 orang Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS kota Blitar 2024 yang akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar atau SKD tahun ini.

    Dari 2 ribu lebih CPNS itu, ada 2 orang CPNS yang melaksanakan SKD di kedutaan besar Republik Indonesia Seoul Korea Selatan karena saat ini mereka sedang berada di luar negeri untuk bekerja.

    Kusno menjelaskan, untuk mereka yang melaksanakan SKD di Korea diwajibkan membawa laptop dengan OS windows.

    Sementara itu mekanisme pelaksanan SKD sama seperti yang melaksanakan SKD di kota Blitar. Para peserta wajib memakai baju atasan kemeja warna putih dan celana/rok hitam panjang. Peserta juga diwajibkan hadir minimal 90 menit sebelum tes dimulai.

    Untuk pelaksanaan SKD cpns kota Blitar dimulai tanggal 2 sampai 3 November 2024.

    Kusno menambahkan, nantinya panitia seleksi menyediakan sebanyak 300 unit komputer untuk pelaksanaan tes SKD CPNS 2024.

    SKD CPNS 2024 dilaksanakan empat sesi setiap hari. Dalam satu sesi diikuti 300 peserta berarti ada 1.200 peserta yang melaksanakan tes SKD CPNS 2024 setiap harinya.

    Reporter : Dinda

    #radioblitar #radiomayangkara