#langlangkotaradiomayangkara.com ► (27-4-2023) Kepala Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah atau BPKAD kota blitar widodo sapto johannes mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu petunjuk teknis atau juknis terkait pembayaran gaji ke-13 aparatur sipil negara atau ASN pemerintah kota blitar.
Widodo menjelaskan, agenda pembayaran gaji ke 13 rencananya akan dilakukan bulan juli, seperti tahun tahun sebelumnya.
namun pihaknya tidak ingin mendahului dan masih menunggu pemerintah pusat.
Menurutnya, apapun yang diputuskan pemerintah pusat harus dipatuhi pemerintah daerah.Karena itu jika pusat belum menentukan kapan pembayaran,di daerah pun belum bisa melaksanakan pembayaran.
Sebelumnya diberitakan,Gaji ke 13 PNS kota blitar dicairkan setelah lebaran, atau bulan Juli mendatang.
#langlangkotaradiomayangkara.com ► (27-4-2023) Bupati Tulungagung Maryoto Birowo mengatakan pagi ini digelar halal bi halal di halaman Pemkab Tulungagung, dengan diikuti ribuan ASN dari seluruh organisasi perangkat daerah.
kepada Amir Reporter Mayangkara Radio Group di Tulungagung , Bupati menyebut pelaksanaan halal bi halal lebih cepat dari arahan pemerintah pusat, karena para pegawai ingin lebih cepat bersilaturahmi dengan pimpinannya.
Halal bi halal lebaran tahun ini lebih ramai dibanding tahun lalu, karena sudah ada kelonggaran terkait aturan Covid-19.
Meskipun begitu, Bupati tetap meminta para pegawai untuk menerapkan protokol kesehatan di instansinya masing-masing.
Bupati memastikan, hampir seluruh ASN di lingkup OPD sudah masuk kantor sejak kemarin, atau hari pertama masuk setelah cuti bersama lebaran.
Bupati menekankan, setelah lebaran ini para ASN dapat meningkatkan kinerjanya di masing-masing lembaga.
Sebelumnya pemerintah pusat meminta kegiatan halal bi halal di lembaga pemerintahan pusat sampai daerah ditunda sampai awal Mei mendatang, karena diprediksi masih ada gelombang arus balik lebaran sampai akhir pekan nanti.
#langlangkotaradiomayangkara.com ► (27-4-2023) Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Mohammad Anshori mengatakan pihaknya saat ini sedang menyelidiki kasus meninggalnya bayi yang baru dilahirkan di Desa Ngunggahan Bandung dengan tidak wajar.
Anshori menjelaskan, ibu dari bayi itu AY perempuan 22 tahun, melahirkan di rumahnya pada Minggu 23 April pukul 8 pagi.
kepada Amir reporter Mayangkara Radio group di Tulungagung Anshori mengatakan , AY melahirkan sendiri di dalam rumahnya dan sempat memotong ari-ari bayi.
Dari keterangan AY, bayi itu sudah meninggal dunia saat dilahirkan.
Setelah melahirkan, AY sempat memindahkan bayinya ke kasur dan dia bergegas membersihkan diri. Saat di kamar mandi, AY mengalami pendarahan dan pingsan 1,5 jam. Setelah tersadar, AY menghubungi temannya dan oleh temannya langsung dirujuk ke RS Muhammadiyah Bandung.
Sesampainya di rumah sakit, pihak RS menanyakan dimana bayi yang dilahirkan AY. Beberapa saat kemudian ayah AY datang dengan membawa jenazah bayi itu.
Sementara itu, karena kondisi AY semakin parah, akhirnya dirujuk ke RSUD dr. Iskak, sedangkan bayinya setelah dibersihkan langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.
Polisi menilai ada sesuatu yang janggal dalam kasus ini dan akhirnya mulai melakukan penyelidikan.
Namun selama penyelidikan, keluarga AY tidak kooperatif dan menolak permintaan polisi untuk dilakukan otopsi terhadap bayi yang sudah dimakamkan.
Sementara itu, saat didatangi reporter, salah satu perangkat desa setempat membenarkan kejadian ini.
AY dan ayah biologis bayi itu belum berstatus suami istri. Menurutnya ayah biologis bayi bukan berasal dari desanya.
#langlangkotaradiomayangkara.com ► (26-4-2023) Koorsatpel Terminal Tipe A Gayatri Tulungagung Dukut Siswantoyo mengatakan , dari pendataan , sudah ada sekitar 150 izin Bus Insidentil yang telah dikeluarkan untuk angkutan Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) pada arus mudik dan balik lebaran sampai saat ini.
kepada Anggi Wahyu reporter mayangkara radio group di Tulungagung Dukut menyebut, izin insidentil itu paling banyak untuk relasi Jakarta – Tulungagung sebaliknya, dan beberapa juga trayek dari Sumatera ke Jawa Timur dan terakhir di Tulungagung.
Dukut memprediksi izin itu masih bisa bertambah bila kebutuhan untuk arus balik yang diprediksi terjadi lonjakan lagi pada 30 April dan 1 Mei 2023 .
Dukut menambahkan , izin insidentil untuk Bus AKDP sampai saat ini belum ada, karena armada yang ada masih mencukupi untuk kebutuhan pada arus balik sampai saat ini .
#langlangkotaradiomayangkara.com ► (26-4-2023) Sesosok jenazah tanpa busana ditemukan mengapung di Sungai Desa,Kecamatan Sanankulon oleh seorang pencari ikan. Saat ditemukan, kondisi wanita tanpa identitas itu mulai membusuk dan mengapung dengan posisi terlentang.
AKP Achmad Rochan, Kasi Humas Polres Blitar Kota kepada Glorian reporter mayangkara radio group di Blitar mengatakan anggota Polsek Sanankulon yang menerima laporan penemuan jasad wanita tanpa busana segera melakukan olah TKP usai menerima laporan. Dari hasil pemeriksaan awal diketahui, perempuan tanpa nama itu memiliki tinggi badan 150 sentimeter.
Sejauh ini, petugas belum bisa memperkirakan umur dari wanita tanpa nama itu karena kondisi tubuhnya yang sudah membengkak dan rusak. Guna mempermudah proses pemeriksaan, jenazah wanita tanpa identitas itu dievakuasi ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar untuk divisum.
Rochan mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga perempuan dengan tinggi 150 sentimeter diharapkan segera melapor ke Polres Blitar Kota.
#langlangkotaradiomayangkara.com ► (26-4-2023) Owner Kampung Coklat Kholid Mustofa memastikan hari ini tempat wisata Kampung Coklat tetap beroperasi dan dibuka untuk wisatawan pasca adanya satu area cooking class dini hari tadi.
kepada Aprilia reporter mayangkara radio group di Blitar , Kholid menyebut area yang terbakar ini total hanya 25 meter atau 5 persen dari area kampung coklat , sehingga hanya lokasi ini yang dilokalisir.
Satu area terdampak cooking class ini ditutup atau dilokalisir untuk dilakukan pembersihan dan perbaikan .
Kholid juga memastikan api sudah berhasil dipadamkan oleh damkar sehingga lokasi atau arena lain di kampung coklat seperti taman , arena bermain sisi barat dan banyak area lain masih aman untuk berwisata .
Diberitakan sebelumnya area cooking class d kampung coklat sekitar pukul 01.00 wib dini hari tadi terbakar diduga disebabkan korsleting listrik oleh rice cooker . Akibat kejadian ini kerugian mencapai 500 juta rupiah.
#langlangkotaradiomayangkara.com ► (26-4-2023) Kapolsek Sendang AKP Agus Riyanto mengatakan FA laki-laki 37 tahun asal Mojo Kediri ditemukan gantung diri di dalam rumah adik iparnya sekitar pukul 13.15 wib, Korban pertama kali ditemukan oleh adik iparnya setelah pulang bekerja.
Padahal sejam sebelum ditemukan, saksi masih melihat korban mondar mandir menggunakan sepeda motor.
Begitu saksi mendatangi rumahnya yang ditempati korban, saksi dikagetkan oleh korban yang sudah menggantung dengan menggunakan tali.
Saksi langsung membangunkan istrinya yang sedang tidur dan melaporkan kejadian ini ke perangkat desa setempat. Laporan ini diteruskan ke Polsek Sendang.
Saksi mengakui korban mengalami depresi setelah bercerai dengan istrinya, dan sempat dirawat di salah satu rumah sakit swasta di Kecamatan Ngunut.
Kepada amir reporter mayangkara radio group di Blitar Agus menambahkan, setelah bercerai, korban tinggal di rumah adik iparnya di Desa Talang Sendang. Setelah dievakuasi dan divisum, jenazah korban langsung diserahkan ke pihak keluarga.
#langlangkotaradiomayangkara.com ► (26-4-2023) Kapolsek Tulungagung Kota Kompol Ernawan mengatakan EV perempuan 28 tahun asal Kelurahan Tamanan Tulungagung yang ditemukan meninggal dunia di rumahnya Selasa malam, diduga nekat bunuh diri dengan meminum racun yang dicampur ke botol minuman berisi air.
Namun untuk motif korban melakukan aksinya itu, polisi masih melakukan pendalaman, karena handphone korban terkunci, sedangkan pihak keluarga juga tidak mengetahui masalah yang dialami korban.
Saat pemeriksaan di lokasi kejadian, polisi menemukan 2 botol berisi air putih dan air teh di dalam kamar korban.
Sementara korban terjatuh tepat di depan kamarnya.
Sejauh ini polisi sudah memeriksa beberapa orang termasuk pihak keluarga korban.
Polisi memperkirakan korban menenggak minuman bercampur racun itu pada siang hari.
Sebelumnya, korban ditemukan dalam posisi tengkurap oleh tetangganya, Selasa malam, saat akan mengantar makanan untuk korban.
Indah, tetangga yang pertama kali menemukan korban, mengaku masih melihat korban beraktivitas pagi harinya. Saat ditemukan semalam, dari mulut korban mengeluarkan cairan dan berbau seperti racun potas.
#langlangkotaradiomayangkara.com ► (26-4-2023) Owner Kampung Cokelat Chalid Mustofa mengatakan kejadian kebakaran ini terjadi sekitar jam 1 dini hari tadi dengan luasan area yang terdampak tidak lebih dari lima persen luas bangunan. atau sekitar 10×10 meter.
Kebakaran ini menghanguskan bagian cooking class dan ruang produksi.
Kepada Glorian reporter mayangkara radio group di Blitar Chalid meyakini, kebakaran ini terjadi akibat korsleting listrik dari sebuah rice cooker yang memang sering tercolok dalam waktu cukup lama. Selain itu banyaknya benda mudah terbakar di ruang itu menjadikan api membesar dengan cepat.
Untuk mempercepat proses recovery, titik terjadinya kebakaran akan ditutup dengan kain putih agar tidak mengganggu wisatawan.
Chalid menambahkan, meski dampak kampung Cokelat terlihat begitu besar, namun hal ini tidak terlalu mengganggu operasional wisata Kampung Cokelat
#langlangkotaradiomayangkara.com ► (26-4-2023) Wisata edukasi Kampung Cokelat yang terletak mengalami kebakaran hebat Rabu (26 April 2023) dini hari .
Kebakaran ini mengakibatkan sejumlah bangunan utamanya cooking clas di komplek wisata tersohor di Blitar dilalap api.
Tedi Prasojo, Kasi Investigasi dan Pencegahan Pemkab Blitar mengatakan kejadian diperkirakan terjadi sekitar jam satu dini hari.
Total ada enam mobil pemadam kebakaran dikerahkan petugas untuk memadamkan api.
Enam armada pemadam api ini terdiri atas dua mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Blitar, dua armada milik Pemkot Blitar, serta dua tanki supply milik Pemkot Blitar dan BPBD Kabupaten Blitar.
Tedi mengatakan dibutuhkan setidaknya waktu tiga jam untuk memadamkan api.
Kepada Glorian reporter mayangkara radio group di Blitar Tedi menambahkan, untuk kerugian materi masih dalam penghitungan petugas.