Radio Mayangkara

Kritis & Solutif

Kategori: Uncategorized

  • Cabdindik Wilayah Blitar memastikan mengawal kasus dugaan penganiayaan di salah satu SMKN di wilayahnya dan akan melakukan pendekatan kepada siswa yang terlibat agar mereka dapat kembali bersekolah.

    Kasi SMK Cabdindik Wilayah Blitar – Agus Supriyadi mengatakan, hingga saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan sekolah yang bersangkutan. Menurutnya pihak sekolah telah melakukan pendampingan khususnya kepada korban agar yang bersangkutan segera bisa kembali bersekolah.

    Agus menyebut pihaknya juga akan melakukan pendekatan baik secara langsung maupun tidak dengan berkomunikasi bersama sekolah, guru BK maupun pihak keluarga kedua siswa yang terlibat agar keduanya dapat kembali bersekolah dan beraktivitas belajar seperti semula.

    Agus berharap proses mediasi yang juga diupayakan pihak sekolah dapat berjalan dengan baik sehingga persoalan antara kedua siswa bisa terselesaikan.

    Sebelumnya kasus dugaan penganiayaan ini melibatkan dua siswa yakni kakak dan adik tingkat di salah satu SMK negeri di Kabupaten Blitar. Akibat kejadian itu korban yang merupakan adik tingkat mengalami retak pada tulang hidungnya.

    Peristiwa itu terjadi di sela jam istirahat pagi pada pertengahan September lalu diduga dipicu karena tatapan korban yang dianggap menantang pelaku. Pihak sekolah menyebut korban saat ini sudah dalam kondisi sehat dan diharapkan dapat kembali masuk sekolah pada pekan depan.

    [Nindy]

  • Pemeliharaan Stadion Supriyadi Kota Blitar tahun ini difokuskan pada perbaikan yang bersifat ringan karena adanya efisiensi anggaran.

    Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Blitar – M. Aminurcholis mengatakan kegiatan pemeliharaan tahun ini meliputi perbaikan ringan seperti pengecatan ulang pada bagian yang catnya sudah usang, penggantian keramik yang pecah dan perbaikan kanopi yang rusak akibat panas dan hujan.

    Meski tidak menyebut secara spesifik nilai anggarannya, namun Cholis mengakui anggaran tahun ini terbatas.

    Cholis menjelaskan, seluruh kegiatan pemeliharaan dilakukan secara bertahap sejak awal tahun dan rencananya dalam bulan ini penggantian kanopi menggunakan bahan galvalum yang lebih tebal dan tahan lama akan dilakukan.

    Menurutnya kanopi lama belum pernah diganti sejak tahun 2017 dan kini dianggarkan sekitar delapan juta rupiah untuk perbaikannya.

    Cholis berharap melalui sejumlah perbaikan in kenyamanan dan keamanan pengguna Stadion Supriyadi tetap terjaga tanpa harus menunggu anggaran besar untuk renovasi total.

    [nindy]

  • Sebanyak 46 pasangan anak-anak di Kabupaten Blitar melangsungkan pernikahan melalui dispensasi nikah. Penyebabnya didominasi hamil duluan.

    Kasi Binmas Islam Kementrian Agama Kabupaten Blitar Mukhroji mengatakan berdasarkan data yang telah dihimpun hingga tri Wulan ke III tahun 2025 tercatat ada 46 pasangan anak-anak belum cukup umur dinikahkan.

    Pernikahan ini dilakukan melalui dispensasi nikah yang dikeluarkan oleh Pengadilan Agama Blitar.

    Dari data ini diketahui penyebab utama pernikahan di bawah umur karena hamil duluan sebagian kecilnya lagi karena faktor ekonomi.

    Mukhroji menjelaskan untuk proses pernikahannya dilakukan secara khusus melalui pengajuan dispensasi nikah secara berjenjang dari wilayah hingga mengikuti proses sidang di pengadilan agama.

    Setelah surat dispensasi nikah diterbitkan, barulah pernikahan bisa dilaksanakan melalui pengawasan KUA setempat.

    Mukhroji menambahkan, sejauh ini total ada 5.360 kali pernikahan di Kabupaten Blitar.

    [nindy]

  • Permodalan untuk 2 BUMD di Kota Blitar dihentikan tahun ini karena tidak berkontribusi maksimal dalam pemasukan PAD. DPRD meminta direksi BPR Artha Praja dan PDAM membenahi kinerjanya.

    Ketua DPRD Kota Blitar – Syahrul Alim mengatakan saat ini permodalan untuk 2 Badan Usaha Milik Daerah atau BUMD Kota Blitar BPR Artha Praja dan PDAM itu sudah dihentikan. Namun pihaknya meminta agar jajaran direksi dua BUMD itu segera dievaluasi dan dibenahi kinerjanya.

    Sebab sejak pandemi COVID-19, kedua BUMD itu belum menunjukkan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah atau PAD Kota Blitar. Syahrul menyoroti BPR Artha Praja dinilai tidak memberikan dampak signifikan terhadap pemasukan daerah.

    Syahrul mengungkapkan anggaran yang dialokasikan untuk BPR selama ini hanya dimasukkan ke dalam bentuk deposito tanpa aktivitas usaha yang produktif. Padahal permodalan yang diberikan setiap tahun cukup besar. Pembenahan jajaran direksi harus dilakukan secara menyeluruh termasuk di tubuh PDAM yang juga dinilai belum optimal dalam memberikan kontribusi ke kas daerah.

    Pihaknya berharap agar Pemerintah Kota segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki kinerja BUMD. Evaluasi menyeluruh, transparansi anggaran dan strategi bisnis yang lebih produktif dinilai penting agar BUMD benar-benar bisa menjadi motor penggerak ekonomi daerah.

    Sementara itu Walikota Blitar – Syauqul Muhibbin mengatakan dua BUMD yang ternaungi Pemkot Blitar saat ini akan dikuatkan dengan evaluasi kinerjanya secara berkala. Pihaknya juga segera melakukan pembinaan pengawasan profesionalitas dan transparansi kinerha tim SDM BUMD serta mengukuhkan kinerja berbasis KPI dan pakta integritas dengan begitu kontribusi BUMD terhadap PAD bisa lebih maksimal.

    Namun jika belum mampu memenuhi target pimpinan harus siap beralih dan digantikan.

    [Dinda]

    #PermodalanDihentikan #EvaluasiBUMD #PADKotaBlitar #KinerjaBPRArthaPraja #PDAMBlitar #DPRDMintaEvaluasi #ReformasiBUMD #BlitarTransparan #BUMDTidakProduktif #DPRDBlitar #PemkotBlitar #TataKelolaBUMD #EfisiensiAnggaran #KinerjaDireksiBUMD

  • UNU Blitar Kukuhkan 618 Sarjana, Siap Cetak Kader Profesional dan Intelektual NU

    Sebanyak 618 calon wisudawan dari tiga fakultas di Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar secara resmi mengikuti prosesi Wisuda Sarjana yang digelar di Gedung Kesenian Kota Blitar, Minggu (21/9/2025). Acara berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan, menjadi momen bersejarah dalam perjalanan akademik para mahasiswa sekaligus tonggak penting bagi UNU Blitar sebagai institusi pendidikan berbasis nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah. Prosesi ini turut dihadiri berbagai tokoh penting, di antaranya Wakil Ketua PWNU Jawa Timur, Prof. Dr. H. Maskuri Bakri, M.Si, serta Walikota Blitar Syauqul Muhibbin, S.H.I. Sejumlah pejabat daerah dan para wali wisudawan juga memenuhi gedung kesenian sebagai bentuk dukungan penuh terhadap generasi penerus bangsa.

    Dalam sambutannya, Walikota Blitar yang akrab disapa Mas Ibin menyampaikan apresiasi tinggi terhadap eksistensi UNU Blitar. Ia berharap UNU Blitar terus berkembang menjadi universitas unggul yang mampu mencetak kader-kader intelektual dan profesional yang tidak hanya siap bersaing di dunia kerja, tetapi juga memiliki nilai ke-NU-an yang kuat.

    Senada dengan hal itu, Rektor UNU Blitar, Prof. Dr. H. Mukri, menyampaikan UNU Blitar akan terus bergerak menuju arah kebaikan di tengah dunia yang terus berubah. Ia menegaskan bahwa transformasi pendidikan adalah sebuah keniscayaan, dan UNU Blitar berkomitmen untuk terus beradaptasi, berkembang, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.

    Sementara itu, Wakil Ketua PWNU Jawa Timur, Prof. Dr. H. Maskuri Bakri, M.Si., saat ditemui reporter, menyampaikan pandangannya bahwa UNU Blitar sebagai perguruan tinggi yang relatif baru telah menunjukkan progresivitas yang sangat luar biasa. Ia menilai bahwa capaian ini merupakan buah dari kesungguhan dan komitmen seluruh elemen di UNU Blitar dalam membangun institusi yang kokoh secara tata kelola dan mutu pendidikan. Ia juga menjelaskan bahwa PWNU Jawa Timur, melalui lembaga pendidikan NU, terus melakukan konsolidasi dalam rangka peningkatan mutu pendidikan. Upaya itu meliputi penguatan tata kelola, penjaminan mutu, pengembangan riset dan publikasi ilmiah, serta penguatan aspek akademik secara keseluruhan.

    Lebih lanjut, Prof. Maskuri memberikan apresiasi terhadap kemampuan UNU Blitar dalam beradaptasi dengan tuntutan global. Ia menyatakan harapannya agar para lulusan tidak hanya fokus pada karier profesional, tetapi juga membangun jiwa kewirausahaan (entrepreneurship) dan daya juang untuk tetap bertahan (survive) dalam dunia kerja yang penuh kompetisi. Menurutnya, UNU Blitar memiliki potensi besar untuk bersaing dengan perguruan tinggi lainnya. Hal ini didukung dengan keberadaan 17 program studi yang tidak hanya unggul dalam sisi akademik, tetapi juga kuat dalam pembentukan karakter berbasis ideologi Aswaja yang menjadi landasan dalam sikap dan perilaku lulusan.

    Dengan capaian itu, UNU Blitar menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi Islam yang tidak hanya fokus pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk insan cendekia yang berintegritas, berkarakter, dan siap memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan umat.

  • elasan ASN Pemkot Blitar, Termasuk Sekretaris Daerah, Ajukan Cuti Besar untuk Ibadah Haji Tahun Ini

    Belasan ASN Pemkot Blitar mengajukan cuti besar untuk melaksanakan haji tahun ini, termasuk Sekretaris Daerah.

    Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kota Blitar — Kusno mengatakan, ada 15 ASN pemkot mengajukan cuti besar, tersebar di beberapa organisasi perangkat daerah.

    Kusno menyebut, satu di antara ASN yang cuti besar: Sekretaris Daerah — Priyo Suhartono yang berangkat sebagai Petugas Haji Daerah (PHD).

    Pemkot akan menunjuk pelaksana harian untuk mengisi kekosongan tugas dari ASN yang berhaji, termasuk Plh Sekda.

    Menurut Kusno, penunjukan pelaksana harian maksimal dilakukan lima hari setelah pejabat definitif mulai cuti.

    Rata-rata ASN yang berhaji mengambil cuti besar selama 70 hari.

    Sementara itu, Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kankemenag Kota Blitar — Purnomo mengatakan, para ASN yang akan berangkat haji telah mengikuti manasik.

    Total ada 140 jemaah calon jemaah haji dari Kota Blitar yang akan berangkat haji tahun ini.

    Reporter : Dinda
    #radioblitar #radiomayangkara #ASNBerangkatHaji #CutiBesar #PemkotBlitar #SekretarisDaerah #IbadahHaji2025 #BeritaTerkini #BlitarUpdate

  • Pengadilan Agama Tulungagung: Faktor Ekonomi Sebagai Penyebab Perceraian, Bukan Berarti Tanpa Nafkah Sama Sekali

    Pengadilan Agama Tulungagung menyebut faktor cerai karena ekonomi bukan berarti tidak diberi nafkah sama sekali, namun karena nafkah yang kurang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

    Humas Pengadilan Agama Tulungagung — Imam Rosidin mengatakan, dalam kasus perceraian terutama cerai gugat pihaknya menyebut bahwa kasus cerai karena faktor ekonomi bukan berarti pihak tergugat atau pihak suami tidak memberi nafkah sama sekali.

    Imam menjelaskan penggugat atau pihak istri menyebut bahwa nafkah yang diberikan tergugat dinilai kurang untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Imam menyebut kondisi tersebut berlangsung cukup lama sehingga memicu adanya permasalahan-permasalahan dan terjadi pertengkaran dan perselisihan terus-menerus dan KDRT atau Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

    Imam menambahkan alasan ekonomi menjadi alasan yang mendominasi dari ribuan perkara yang masuk di tiap tahunnya.

    Reporter : ayu
    #radioblitar #radiomayangkara #PerceraianEkonomi #PengadilanAgamaTulungagung #FaktorEkonomi #NafkahKurang #MasalahRumahTangga #BeritaTerkini #TulungagungUpdate

  • Kesadaran Pria Menggunakan KB Metode Operasi Pria (MOP) di Kabupaten Blitar Masih Rendah akibat Stigma Negatif

    Kesadaran pria untuk menggunakan KB Metode Operasi Pria (MOP) di kabupaten Blitar memang masih rendah karena stigma yang masih negatif.

    Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (P3APPKB) Kabupaten Blitar — Mikhael Hankam Indoro mengakui jika sampai saat ini pemerintah masih kesulitan untuk meningkatkan kesadaran pria untuk menggunakan KB Metode Operasi Pria (MOP) meski data sudah mulai mengalami kenaikan dibanding tahun 2024.

    Menurut Hankam, mulai Januari sampai April ini sudah ada 10 orang sudah melaksanakan KB MOP, jumlah ini cenderung naik dibanding tahun lalu yang hanya 5 orang.

    Hankam menyebut ada beberapa hal yang menyebabkan rendahnya minat lelaki melaksanakan KB ini diantaranya masyarakat juga sering memiliki persepsi bahwa KB hanya urusan wanita, sehingga partisipasi pria dalam program KB MOP menjadi terbatas.

    Selain itu masih ada stigma negatif jika KB MOP dapat menurunkan kejantanan atau menyebabkan masalah kesehatan. Hankam memastikan stigma ini tentu tidak benar.

    Sejumlah pria yang sudah melakukan KB MOP ini tidak ada yang mengalami masalah kesehatan dan lainnya. Hankam juga mengatakan pihaknya terus menggencarkan sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran pria melakukan KB MOP.

    Reporter : April
    #radioblitar #radiomayangkara #KesadaranKB #MOPPria #KBPria #StigmaKB #KesehatanReproduksi #KabupatenBlitar #BeritaTerkini #BlitarUpdate

  • Seorang pria asal Rejotangan Tulungagung terancam kurungan tujuh tahun usai terekam CCTV mencuri ponsel dan sejumlah slop rokok

    Seorang pria asal Rejotangan Tulungagung terancam kurungan tujuh tahun usai terekam CCTV mencuri ponsel dan sejumlah slop rokok.

    Ipda Putut Siswahyudi — Kasi Humas Polres Blitar mengatakan tersangka yang diamankan berinisial A alias Ucluk warga Blimbing Rejotangan Tulungagung yang bekerja sebagai buruh. Dari hasil pemeriksaan terungkap. tersangka masuk ke dalam toko tutup yang sedang ditinggal penghuninya dengan cara memanjat tembok lalu merusak jendela.

    Dari aksinya itu, tersangka berhasil mencuri dua unit ponsel serta sejumlah slop rokok serta uang koin dengan total kerugian materi sebesar 13 juta rupiah. Aksi ini pencurian ini diketahui korban ketika pulang dan mendapati ponsel miliknya hilang. Kejadian ini lalu dilaporkan ke polisi.

    Putut menambahkan, Ucluk kini ditahan di Mapolres Blitar sedangkan akibat perbuatannya Ucluk diancam dengan pasal 363 KUHP Dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

    Reporter : Glorian
    #radioblitar #radiomayangkara

  • DLH Kota Blitar bakal bangun 1 TPS baru dan memasang lampu hias di sepanjang jalan Sudanco Suprijadi Kota Blitar menggunakan dana PAK sebesar 1 miliar.

    DLH Kota Blitar bakal bangun 1 TPS baru dan memasang lampu hias di sepanjang jalan Sudanco Suprijadi Kota Blitar menggunakan dana PAK, sebesar 1 miliar.

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Kota Blitar — Jajuk Indihartati mengatakan, tahun ini Dinas Llingkungan Hidup atau DLH Kota Blitar mendapat anggaran sebesar 1 miliar dari perubahan anggaran keuangan atau PAK 2024.

    Anggaran itu rencananya digunakan untuk pembangunan 1 unit tempat pembuangan sampah atau TPS baru di kawasan Bendogerit Kota Blitar. Selain itu untuk perbaikan dan pemeliharaan taman Kebonrojo kota Blita.

    Rencananya, DLH juga akan memasang sejumlah lampu hias di sepanjang Jalan Sudanco Suprijadi kota Blitar menggunakan anggaran itu. Jajuk mengatakan, dengan anggaran yang terbatas ini penggunaan dana PAK hanya diprioritaskan untuk membangun sejumlah fasilitas umum.

    Jajuk menambahkan sejumlah proyek itu saat ini sudah mulai berjalan.

    Reporter : Dinda

    #radioblitar #radiomayangkara