Sepanjang Januari hingga Maret 2026, UPT Pemadam Kebakaran Kota Blitar mencatat telah menangani 146 kasus non-kebakaran. Dari jumlah tersebut, paling banyak adalah evakuasi sarang tawon vespa.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Blitar, Bayu Wijayanto, menjelaskan fenomena ini dipengaruhi perubahan musim.
Saat musim hujan, tawon vespa mulai membangun sarang, sementara memasuki musim panas ukuran sarang semakin membesar.
Bayu menambahkan, kebanyakan sarang tawon vespa ditemukan di lingkungan permukiman warga, baik di rumah maupun di pohon sekitar rumah.
Sementara untuk kasus kebakaran, pihaknya mencatat sebanyak 10 kejadian dalam periode yang sama.
Ia mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan segera melaporkan jika menemukan sarang tawon yang berpotensi membahayakan.
Tinggalkan Balasan