Radio Mayangkara

Kritis & Solutif

  • Pemkot Blitar Memberangkatkan 96 Atlet dan Official ke POPDA XIV dan Peparpeda II Jatim 2024 di Bangkalan, Madura

    Pemkot Blitar memberangkatkan 96 Atlet dan Official ke Popda XIV dan Peparpeda II Jatim 2024 di Bangkalan Madura.

    Wali Kota Blitar – Santoso secara resmi memberangkatkan 96 atlet ke Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Timur XIV dan Pekan Paralympic Pelajar Daerah (Peparpeda) II Jawa Timur 2024 di Halaman Pemkot Blitar Jumat pagi. Dengan rincian 78 atlet putra dan putri serta 18 official.

    Santoso menyebut, mereka akan berjuang dalam pertandingan yang digelar di Bangkalan Madura pada 5-14 November 2024 mendatang. Santoso menambahkan, puluhan atlet itu merupakan hasil seleksi terbaik sehingga semua telah berproses.

    Nantinya mereka berlaga di 14 cabor.

    Santoso berharap agar atlet yang diberangkatkan mampu membawa nama baik Blitar minimal bisa lebih baik menorehkan prestasi dibandingkan dengan Popda dan Peparpeda dua tahun lalu.

    Reporter : Nindy
    #radioblitar #radiomayangkara

  • Natalius Pigai Ingin Bentuk Kanwil KemenHAM di Hampir Semua Provinsi

    Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mau membentuk kantor wilayah (kanwil) kementerian di hampir seluruh provinsi se-Indonesia. Ia menyampaikan itu dalam rapat kerja dengan Komisi XIII DPR, Jakarta, Kamis (31/10).

    Pigai menyebut kepala kanwil di daerah itu akan setara dengan PNS eselon dua. Ia pun meminta Komisi XIII selaku mitra kerja untuk ikut mengawasi kanwil-kanwil di daerah nantinya.

    Merespons itu, Ketua Komisi XIII Willy Aditya turut memberikan catatan. Menurutnya, tak perlu ada penambahan struktur, tapi yang penting adalah semangat penegakan HAM.

    Ia mempertanyakan kapan penambahan kanwil itu akan rampung dan mulai bisa bekerja secara efektif.

    Sumberr : CNN

    #radioblitar #radiomayangkara

  • Kpu Kabupaten Blitar menerima ratusan ribu lembar surat suara Pemilihan Gubernur dan wakil gubernur Jatim, kemarin

    Kpu Kabupaten Blitar menerima ratusan ribu lembar surat suara Pemilihan Gubernur dan wakil gubernur Jatim, kemarin.

    Rabu sore kemarin, KPU Kabupaten Blitar menerima logistik surat suara untuk Pemilihan Gubeenur dan Wakil Gubernur Jatim. Ketua KPU kabupaten Blitar Sugino mengatakan, surat suara yang datang berjumlah 495 box atau sesuai dengan kebutuhan surat suara sebanyak 988.403 lembar.

    Jumlah ini sudah menyesuaikan daftar pemilih termasuk surat suara cadangan 2,5% di masing-masing TPS.

    Sugino menyebut, surat suara yang baru tiba ini langsung disimpan di Gudang KPU kabupten Blitar kecamatan Garum. Sugino menyebut surat suara ini segera disortir dan lipat.

    Kemudian KPU juga menerima logistik sampul kubus berjumlah 19.652 buah dan terbungkus dalam 66 box.

    Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Blitar Nur Ida Fitria ikut melakukan pengawasan penerimaan logistik gudang.

    Reporter : April
    #radioblitar #radiomayangkara

  • Polisi tengah mendalami dugaan pencabulan oknum guru terhadap siswi salah satu Madrasah Ibtidaiyah Negeri di Blitar

    Polisi tengah mendalami dugaan pencabulan oknum guru terhadap siswi salah satu Madrasah Ibtidaiyah Negeri di Blitar.

    Iptu Putut Siswahyudi – Kasi Humas Polres Blitar mengatakan laporan terkait dugaan kasus perbuatan cabul ini telah masuk ke polisi. Satreskrim Polres Blitar melalui unit Perlindungan Perempuan dan Anak atau PPA tengah mendalami laporan tersebut.

    Putut belum menjelaskan secara detil jumlah orang yang diperiksa penyidik terkait kasus tersebut.

    Secara singkat Putut hanya mengungkapkan penyidik sudah memeriksa sejumlah saksi termasuk terduga pelaku yang juga sudah dimintai keterangan.

    Ia menambahkan, untuk saat ini belum ada nama yang ditetapkan sebagai tersangka. Terkait hal ini akan diketahui usai penyidik melakukan proses gelar perkara. Kasus dugaan pencabulan ini masih berstatus penyelidikan.

    Untuk diketahui seorang siswi madrasah Ibtidaiyah negeri di Kabupaten Blitar mengadu ke orang tuanya usai mendapatkan perlakukan cabul dari salah satu oknum gurunya di sekolah.

    Perbuatan yang dilakukan di ruang kelas ini dilaporkan oleh orang tua siswi karena tak terima mendengar pengakuan dari anaknya.

    Reporter : glorian
    #radioblitar #radiomayangkara

  • Debat Publik Kedua Pilwali Blitar 2024, Paslon 1 mengklaim program miliknya hampir sama dengan Paslon 2, sementara Paslon 2 membantah hal itu.

    Debat Publik Kedua Pilwali Blitar 2024, Paslon 1 mengklaim program miliknya hampir sama dengan Paslon 2, sementara Paslon 2 membantah hal itu.

    Debat publik kedua Pilwali Blitar 2024 selesai digelar di Hotel Puri Perdana Kota Blitar Rabu malam. Saat penyampaian adu program antar kedua paslon, Calon walikota nomor urut 1 Bambang Rianto mengkalim ada beberapa program miliknya hampir sama dengan Paslon nomor urut 2. Sebab Paslon 2 akan meneruskan progam progam walikota terdahulu yang sebelumnya sudah disampaikan Paslon Bambang – Bayu diawal atau sebelumnya.

    Menurut Bambang, Paslon 2 bisa mengecek progam miliknya. Meski diakui ada kesamaan, namun Bambang tidak mempermasalahkan hal itu, justru menurutnya itu bagian dari upaya menjaga amanah.

    Sementara itu Calon Walikota nomor urut 2 Syauqul Muhibbin atau Mas Ibin membantah pernyataan soal kesamaan progam antar keduanya. Menurut Ibin, progam yang dimilikinya sangat jauh berbeda dan setelah di cek. Pihaknya tidak menemukan progam utama ada di Paslon 1.

    Sementara terkait meneruskan progam walikota terlebih dulu, itu sudah menjadi komitmennya.

    Ibin menambahkan, pihaknya akan menanyakan kembali kepada Paslon no urut 1 progam mana yang sama pada debat selanjutnya.

    Reporter : Nindy
    #radioblitar #radiomayangkara

     

  • Pemkab Blitar Gelontorkan Rp 2,5 Miliar untuk Kurangi Pengangguran dan Dorong Kewirausahaan

    Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar kini tengah fokus untuk mengurangi angka pengangguran dan menumbuhkan enterpreneur baru. Tidak tanggung-tanggung, Pemkab Blitar menggelontorkan anggaran sebesar Rp.2,5 Miliar untuk menggelar berbagai pelatihan kerja dan wirausaha.

    Anggaran ini disalurkan Pemkab Blitar melalui Dinas Tenaga Kerja. Rencananya anggaran itu akan digunakan untuk menggelar 11 kali pelatihan kerja dan wirausaha.

    Kabid Pelatihan Kerja, Produktivitas Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Latprotrans) Disnaker Kabupaten Blitar, Latip Usman mengatakan sebanyak 6 pelatihan sudah dilakukan, sementara 5 lainnya masih dalam tahap perencanaan.

    Semua anggaran pelatihan ini berasal dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Pelatihan ini pun disambut baik oleh masyarakat Blitar. Bahkan selama 6 kali pelatihan, jumlah pesertanya selalu membeludak hingga lebih 100 orang.

    Adapun pelatihan dari APBD, ada barbershop sudah dilaksanakan di Kecamatan Wlingi dan Sanankulon. Anggarannya Rp 225 juta tiap kecamatan, sehingga total Rp 450 juta.

    Disnaker tidak hanya gelar pelatihan, namun juga memfasilitasi sertifikasi hingga penempatan kerja. Sehingga mereka langsung berkoordinasi dengan perusahaan penampung pekerja. Tentu ini menjadi peluang bagi orang yang mengejar kompetensi dan bagian mengurangi pengangguran.

    Dari semua latihan digelar Disnaker, instrukturnya dari luar kota. Sebab di Blitar tidak ada tenaga ahli bersertifikat untuk bisa melatih para pencari kompetensi dan keahlian.

    Misalkan, pelatihan MUA instrukturnya dari Surabaya dan barista asesornya dari Tangerang.

    Sumber: berita jatim

    #radioblitar #radiomayangkara

  • Lebih dari 10 Ribu Siswa Putus Sekolah di Kabupaten Blitar, Data Kementerian Pendidikan Catat 10.714 Anak

    Lebih dari 10 ribu siswa harus mengalami putus sekolah di Kabupaten Blitar. Data Kementerian Pendidikan mencatat, jumlah anak putus sekolah di Blitar mencapai 10.714.

    Jumlah itu terbilang cukup besar. Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar pun saat ini tengah konsen mencari penyebab dan solusi dari permasalahan putus sekolah ini.

    “Sesuai dengan yang disampaikan Bupati Blitar angka putus sekolah diangka 10.714, terkadang anak setelah lulus sekolah dasar langsung mondok, itu kan bisa masuk data dapodik,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Adi Andaka

    Saat ini Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar tengah melakukan penyelidikan soal kebenaran data tersebut. Dindik Kabupaten Blitar kini juga melakukan penyelidikan soal penyebab tingginya angka putus sekolah.

    “Ini data semua (baik lembaga di naungan Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama) mulai dari usia 6 hingga 12 tahun,” tegasnya.

    Angka putus sekolah ini terjadi di semua lembaga baik yang dibawah naungan Dinas Pendidikan maupun Kementerian Agama. Siswa putus sekolah ini sudah terjadi sejak pendidikan dini hingga SMP.

    “Kalau dulu alasannya banyak yang kerja tambang, atau bantu orang tua bertani atau nelayan kan sekarang tidak. Itu yang kini sedang kita cari tahu apa penyebabnya dan solusinya,” tutupnya.

    Sumber: berita jatim

    #radioblitar #radiomayangkara

  • KUA Kota Blitar Masih Gunakan Buku Nikah Lama, Belum Ada Surat Edaran Resmi dari Kanwil

    Hingga kini KUA di kota Blitar masih menggunakan format buku nikah lama untuk pengantin meskipun kementerian agama RI sudah mengimbau menggunakan format baru. Hal itu dikarenakan belum ada surat edaran resmi dari Kanwil.

    Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat atau Binmas Kantor Kementerian Agama atau Kankemenag kota Blitar – Purnomo mengatakan, hingga kini KUA di kota Blitar masih menggunakan format lama cover buku nikah meskipun kementerian agama RI sudah memberikan himbauan untuk menggunakan format baru buku nikah yang mulai dilaksanakan pada 22 Oktober lalu.

    Hal itu lantaran hingga kini belum ada surat edaran resmi dari kantor wilayah atau kanwil untuk menggunakan format baru. Namun nantinya jika ada edaran resmi, maka KUA di kota Blitar akan mengikuti aturan baru.

    Purnomo menjelaskan, format baru cover buku nikah semua cover akan diubah dengan warna hijau, baik buku nikah untuk laki laki maupun perempuan. Sedangkan untuk ukuran buku nikah masih sama 8×12 cm.

    Huruf,seri dan nomor porporasi di format baru bersifat tunggal atau tidak ganda.

    Purnomo menambahkan, meskipun belum ada edaran resmi namun untuk logistik buku nikah format baru sudah terdistribusi di masing masing KUA di kota Blitar.

    Reporter : Dinda

    #radioblitar #radiomayangkara

  • Stadion Soepriadi Kota Blitar Jadi Homebase Arema FC dan PSBR di Liga 3

    Selain digunakan homebase Arema FC, Stadion Soepriadi Kota Blitar juga akan dijadikan homebase klub Persatuan Sepak Bola Blitar Raya (PSBR) di Liga 3.

    Ketua PSSI Kota Blitar – Yudi Meira mengatakan, dalam waktu dekat stadion Soepriadi juga akan dijadikan untuk homebase klub Persatuan Sepak Bola Blitar Raya (PSBR) di Liga 3.

    Sehingga nantinya akan ada dua klub yang ber-hombase di stadion, diantaranya Arema FC dan PSBR.

    Yudi menyebut, managemen PSBR sudah mengajukan izin dan perjanjian kerjasama dengan PSSI sejak satu tahun lalu.

    Kini pihaknya sedang menunggu jadwal pertandingan resmi dari PSBR sembari akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Blitar.

    Yudi mengupayakan pihaknya akan mengatur jadwal pertandingan Liga 1 dan 3 agar tidak terjadi benturan.

    Reporter : Nindy
    #radioblitar #radiomayangkara

  • Polisi Dalami Kasus Keracunan di SDN Bagelenan 2 Srengat, Diduga Jeli Diproduksi Pedagang Sendiri

    Polisi dalami kasus keracunan di SDN Bagelenan 2 Srengat, diduga jeli diproduksi pedangang sendiri.

    Kapolres Blitar Kota AKBP Danang Setyo Pambudi mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus keracunan yang menimpa  belasan siswa di SDN Bagelenan 2 Srengat Sabtu kemarin.

    Saat ini, sampel makanan jeli yang jadi pemicu  keracunan itu juga sedang proses  uji lab. Danang menyebut, informasi sementara jeli itu diduga produk rumahan atau  diproduksi sendiri oleh  pedagang.

    Namun pihaknya  enggan menyampaikan secara rinci sejak kapan home industri itu dijalankan karena proses penyelidikan masih terus berlangsung termasuk pemeriksaan terhadap pedangang yang bersangkutan dan sejumlah saksi.

    Diberitakan sebelumnya, sebanyak 16 siswa SD Bagelenan 2 Srengat Blitar  diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi jajanan jelly Sabtu pagi.

    Satu diantaranya harus menjalani perawatan di rumah sakit.

    Reporter : Nindy

    #radioblitar #radiomayangkara